MARASAI.iD – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara menggelar Naker Fast Malut Job Fair 2025 selama dua hari, 20 hingga 21 Mei, di Hotel Sahid Bela Ternate. Kegiatan ini menawarkan 2.368 lowongan kerja dari berbagai perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, perhotelan, hingga ritel.
Kepala Disnakertrans Malut, Marwan Polisiri, mengatakan bahwa job fair kali ini menghadirkan lebih banyak peluang kerja dengan partisipasi puluhan perusahaan ternama yang beroperasi di wilayah Maluku Utara. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi jembatan antara pencari kerja dan penyedia lapangan kerja secara efektif.
“Job Fair 2025 ini menjadi ajang penting bagi kita untuk mempertemukan para pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan yang sedang membutuhkan tenaga kerja. Ada 2.368 lowongan yang tersedia, dan ini kesempatan besar yang tidak boleh disia-siakan,” ujar Marwan.
Tahun ini, pelaksanaan job fair dipindahkan dari Sofifi ke Ternate. Menurut Marwan, pemindahan lokasi didasarkan pada evaluasi pelaksanaan dua tahun terakhir di Sofifi yang dinilai belum maksimal. Salah satu kendala yang dihadapi adalah minimnya jumlah pencari kerja yang hadir serta terbatasnya konektivitas jaringan internet.
“Dua tahun terakhir kita gelar di Sofifi, tapi hasilnya tidak optimal. Banyak lowongan tidak terisi karena pencari kerja yang datang sangat sedikit. Selain itu, jaringan internet di sana kurang mendukung kelancaran kegiatan berbasis digital,” jelasnya.
Pemilihan Hotel Sahid Bela sebagai lokasi juga bukan tanpa alasan. Marwan menyebut bahwa hotel tersebut dianggap sangat representatif, tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga kemampuannya mendukung berbagai agenda tambahan yang diselenggarakan secara paralel dengan job fair.
Selain pameran lowongan kerja, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Disnakertrans Malut dan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dalam rangka penguatan kerja sama ketenagakerjaan.
Tidak hanya itu, Disnakertrans juga melakukan sosialisasi aplikasi Bizhub kepada Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan para pelaku wirausaha di Maluku Utara sebagai bagian dari dukungan terhadap kewirausahaan lokal.
Di sisi lain, program pemagangan ke Jepang juga diperkenalkan sebagai peluang kerja luar negeri yang layak untuk dimanfaatkan generasi muda Malut.
“Melalui kegiatan ini, kami juga menyampaikan informasi tentang program pemagangan ke Jepang, yang menjadi salah satu peluang kerja internasional yang sangat potensial. Kami juga memperkenalkan aplikasi Jobseeker yang diluncurkan secara resmi dalam acara ini untuk mempermudah pencari kerja mengakses informasi lowongan secara daring,” jelas Marwan.
Tak hanya itu, Disnakertrans turut memberikan bimbingan dan penyuluhan jabatan kepada Bursa Kerja Khusus (BKK), LPTKS dan LPKS se-Provinsi Maluku Utara guna memperkuat sinergi dalam ekosistem pelatihan dan penempatan kerja.
Dengan berbagai rangkaian kegiatan tersebut, Marwan berharap Job Fair 2025 ini mampu menjadi momentum penting untuk menurunkan angka pengangguran di Maluku Utara serta memperluas akses informasi kerja yang merata dan inklusif.








