Festival Sumkusu III Jadi Ruang Pelestarian Budaya Lokal di Tidore Kepulauan

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Rahmawati Muhammad Sinen, mengajak generasi muda untuk berperan aktif menjaga dan melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan era digital.

Ajakan tersebut disampaikan Rahmawati saat menutup secara resmi Festival Budaya Sumkusu III di Kelurahan Ome, Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (9/5/2026) malam.

Menurut dia, perkembangan teknologi saat ini harus dimanfaatkan secara positif, termasuk menjadikan media sosial sebagai sarana memperkenalkan budaya tradisional kepada masyarakat luas.

“Peran generasi muda sangat penting sebagai penerus dalam menjaga tradisi serta melestarikannya, salah satunya melalui penggunaan media sosial untuk mempromosikan budaya tradisional di era digital,” ujar Rahmawati.

Baca Juga :  Direktur Pembangunan Indonesia Timur Bappenas Kunjungi Tidore, Bahas Pembangunan Kawasan Ibu Kota Sofifi

Dalam sambutannya, Rahmawati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, khususnya ibu-ibu Majelis Ta’lim dan TP PKK Kelurahan Ome yang dinilai berperan besar dalam menyukseskan festival budaya tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia, ibu-ibu Majelis Ta’lim dan ibu-ibu PKK Kelurahan Ome yang luar biasa sehingga kegiatan festival ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” katanya.

Ia menilai Festival Budaya Sumkusu III tidak hanya menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda, tetapi juga memperlihatkan pentingnya peran perempuan dalam pelestarian budaya daerah.

“Seorang perempuan dan ibu memang tidak sempurna, tetapi mereka hadir, berpartisipasi, memberikan motivasi dan inspirasi, terutama dalam membimbing generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga :  Meriam Portugis dan Rumah Gubernur Pertama Irian Barat Jadi Cagar Budaya Nasional

Mengusung tema “Lestarikan Budaya, Mempererat Persaudaraan”, festival tersebut turut menampilkan tarian dana-dana dan tarian naro oti yang diusulkan menjadi warisan budaya takbenda.

Menurut Rahmawati, tarian naro oti memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat karena menggambarkan kehidupan masyarakat Ome pada masa lampau.

“Selain tarian dana-dana, ada juga tarian naro oti yang menceritakan kehidupan masyarakat Ome zaman dahulu. Melalui kajian yang matang, mudah-mudahan dapat diusulkan menjadi warisan budaya takbenda,” katanya.

Ia berharap Festival Budaya Sumkusu tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memperkuat komitmen masyarakat dalam menjaga budaya lokal di tengah perkembangan zaman.(*)

 

Berita Terkait

KKSS Tidore Meriahkan Karnaval Budaya Kieraha, Tegaskan Komitmen untuk Maluku Utara
Revitalisasi Nilai Lokal Kie Se Kolano, Generasi Muda Diajak Kembali ke Akar Budaya
Warga Patungan Rp10 Juta untuk Buka Jalan Tani di Mafututu
Jauh dari Kota, Dekat dengan Indonesia: Tiga Pemuda Tobelo Dalam Kibarkan Merah Putih di Pedalaman Halmahera
Puncak Semarak HUT RI Ke-81, BPD KKSS dan PD IWSS Tidore Kepulauan Pererat Silaturahmi
Gubernur Sherly Hadiri Renungan Suci di TMP Banau
Meriam Portugis dan Rumah Gubernur Pertama Irian Barat Jadi Cagar Budaya Nasional
Tobo Safar di Tidore, Wagub Malut Lestarikan Tradisi Sekaligus Tebar Semangat Sportivitas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:00 WIB

KKSS Tidore Meriahkan Karnaval Budaya Kieraha, Tegaskan Komitmen untuk Maluku Utara

Senin, 21 September 2026 - 19:03 WIB

Revitalisasi Nilai Lokal Kie Se Kolano, Generasi Muda Diajak Kembali ke Akar Budaya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Warga Patungan Rp10 Juta untuk Buka Jalan Tani di Mafututu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Jauh dari Kota, Dekat dengan Indonesia: Tiga Pemuda Tobelo Dalam Kibarkan Merah Putih di Pedalaman Halmahera

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:09 WIB

Puncak Semarak HUT RI Ke-81, BPD KKSS dan PD IWSS Tidore Kepulauan Pererat Silaturahmi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Gubernur Sherly Hadiri Renungan Suci di TMP Banau

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:55 WIB

Meriam Portugis dan Rumah Gubernur Pertama Irian Barat Jadi Cagar Budaya Nasional

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:13 WIB

Tobo Safar di Tidore, Wagub Malut Lestarikan Tradisi Sekaligus Tebar Semangat Sportivitas

Berita Terbaru