Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Musik Kementrian Ekonomi Kreatif, Mohammad Amin bersama Warek III Unibrah dan mahasiswa dalam kegiatan kuliah umum bertema

Direktur Musik Kementrian Ekonomi Kreatif, Mohammad Amin bersama Warek III Unibrah dan mahasiswa dalam kegiatan kuliah umum bertema "Pengantar Kebudayaan dan Ekonmoi Kreatif"

TIDORE — Antusiasme mahasiswa Universitas Bumi Hijrah Tidore (UNIBRAH) terlihat jelas saat mengikuti kuliah umum yang disampaikan oleh Direktur Musik pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Mohammad Amin, yang berlangsung di Aula kampus, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor III UNIBRAH, Mansyur Djamal, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Direktur Musik beserta rombongan. Ia menilai kehadiran sosok seperti Mohammad Amin merupakan langkah maju bagi kampus, karena mahasiswa mendapat kesempatan belajar langsung dari figur yang memiliki rekam jejak kuat di dunia seni, akademik, hingga birokrasi.

Menurut Mansyur, semangat yang diusung oleh sektor ekonomi kreatif, khususnya bidang kreativitas media dan direktorat musik, sejalan dengan visi kampus yang tidak hanya menekankan intelektualitas akademik, tetapi juga pengembangan jiwa seni mahasiswa. Hal ini diwujudkan melalui pembinaan berbagai kegiatan seni seperti musik, drama, paduan suara, hingga tari.

Ia juga menambahkan bahwa kampus memiliki perhatian besar terhadap pengembangan ekonomi kreatif, terutama dalam mendorong mahasiswa mengasah keterampilan kewirausahaan. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam berbagai lomba entrepreneur mahasiswa.

Baca Juga :  14 Peserta Seleksi Komisi Informasi Malut Segera ke Tahap Psikotest

Sementara itu, Mohammad Amin dalam pemaparannya mengapresiasi UNIBRAH yang dinilai memiliki perhatian serius terhadap pengembangan ekonomi kreatif. Ia menyebut, dalam setiap kunjungan kerja ke daerah, dirinya selalu berupaya menyempatkan diri berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa.

“Peluang ekonomi kreatif sangat besar dan memiliki ceruk pasar yang luas. Karena itu, keseriusan dalam menggarap sektor ini harus terus didorong, termasuk oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Amin Abdullah itu juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar berani memulai usaha kreatif dengan memanfaatkan teknologi. Ia menekankan pentingnya membangun brand sebagai identitas produk yang memiliki nilai jual.

Menurutnya, brand yang kuat harus mudah diingat dan memiliki ciri khas, sehingga mampu membangun basis pelanggan. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya mendaftarkan hak kekayaan intelektual (HAKI) sebagai bentuk perlindungan terhadap karya.

“Perlindungan hak cipta sangat penting karena bisa menjadi sumber pendapatan jangka panjang, bahkan setelah pencipta memasuki masa pensiun dan dapat diwariskan,” jelasnya.

Baca Juga :  UMP Maluku Utara 2026 Naik 3 Persen, Marwan Polisiri: Demi Keadilan dan Keberlanjutan Dunia Usaha

Dalam kesempatan tersebut, pemilik kanal YouTube “Musik itu Politik” itu juga berdiskusi langsung dengan mahasiswa, termasuk mereka yang telah merintis usaha. Ia menjelaskan perbedaan antara UMKM dan ekonomi kreatif, serta mendorong mahasiswa untuk menciptakan ekosistem bisnis kreatif yang saling terhubung.

Dosen Universitas Indonesia ini juga menyoroti potensi produk berbasis lokal yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif. Ia menegaskan bahwa sektor ini tidak hanya berbasis pada keuntungan, tetapi juga berangkat dari passion dan hobi, sehingga pelaku usahanya cenderung lebih gigih dan kompetitif.

Salah satu mahasiswa, Tesy, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. Ia menyebut telah merintis usaha sejak duduk di bangku SMA, dan kuliah umum ini menjadi motivasi baru untuk terus mengembangkan usahanya.

“Dengan materi yang disampaikan, saya jadi lebih termotivasi untuk mengembangkan usaha yang sudah saya mulai,” ungkapnya.

Berita Terkait

Kapolri Tunjuk Brigjen Arif Budiman Jadi Kapolda Malut, Pernah Bertugas di Maluku Utara
Forum Kepala Bappeda Malut 2026 Dibuka, Sri Haryanti Tekankan Pembangunan Inklusif dan Hilirisasi Berdampak bagi Masyarakat
Hadiri Dialog Publik Kolaborasi FKP Malut– Unibrah, Pemprov Tegaskan Urgensi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah
Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa
Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi
Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB
Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi
BKM Al-Muhajirin Salurkan 100 Paket Sedekah Sembako Lebaran kepada Jamaah Masjid
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:27 WIB

Kapolri Tunjuk Brigjen Arif Budiman Jadi Kapolda Malut, Pernah Bertugas di Maluku Utara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:55 WIB

Forum Kepala Bappeda Malut 2026 Dibuka, Sri Haryanti Tekankan Pembangunan Inklusif dan Hilirisasi Berdampak bagi Masyarakat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:21 WIB

Hadiri Dialog Publik Kolaborasi FKP Malut– Unibrah, Pemprov Tegaskan Urgensi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa

Jumat, 10 April 2026 - 19:52 WIB

Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf

Senin, 30 Maret 2026 - 16:21 WIB

Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:48 WIB

Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:28 WIB

Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi

Berita Terbaru