MARASAI.iD – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, resmi membuka acara pengarahan persiapan pemberkasan CPNS Tahun Anggaran 2024 di Aula Nuku, Kantor Gubernur Malut, Rabu (15/1).
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) beserta jajaran, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Kepala Bagian Materi Komunikasi Pimpinan, dan para ASN.
Dalam sambutannya, Abubakar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lulus seleksi CPNS, seraya menekankan pentingnya dedikasi dan kedisiplinan sebagai aparatur negara.
“Selamat atas perjuangan kalian. Ini adalah hasil dari kerja keras yang patut disyukuri. Anda semua adalah peserta pilihan yang telah melewati proses seleksi CAT yang sangat ketat,” ujar Abubakar.
Ia juga menekankan bahwa sebagai ibukota Provinsi Maluku Utara, Sofifi adalah tempat kerja utama bagi para ASN.
“Kalian harus disiplin dan menaati peraturan. Jangan malas berkantor di Sofifi karena ini adalah rumah kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abubakar mengingatkan bahwa para CPNS harus mampu beradaptasi dengan cepat, memahami tugas dan fungsi (tupoksi), serta membawa perubahan positif di tempat kerja. “Jangan terbawa arus dengan kebiasaan buruk. Jadilah agen perubahan ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.
590 Formasi Dibuka, 311 Terisi
Pada tahun ini, Pemprov Maluku Utara membuka 590 formasi CPNS berdasarkan Surat dari Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Nomor 1045/B-KS.04.03/SD/K/2025, tertanggal 9 Januari 2025. Namun, hanya 311 formasi yang terisi.
BKD Provinsi Maluku Utara, selaku Panitia Seleksi Daerah (Panselda), memberikan arahan terkait dokumen yang harus dilengkapi oleh para peserta. Mereka juga menjelaskan rincian biaya yang diperlukan dalam proses pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada peserta agar tidak mengalami kesalahan saat melengkapi persyaratan administrasi.
“Semoga pengarahan ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan profesionalitas para CPNS di masa depan,” tutup Abubakar.






