MARASAI.iD -Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XII, Jantje Eduard Lekatompessy, mendorong Universitas Bumi Hijrah (Unibrah) Tidore untuk membuka program studi baru yang relevan dengan potensi daerah. Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri wisuda Unibrah di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara, Selasa (17/12/2024).
“Unibrah sudah siap untuk bergerak maju. Saya sarankan agar menambah program studi kekinian yang dapat mengangkat potensi lokal, seperti pariwisata, mengingat Maluku Utara memiliki potensi besar di sektor ini,” ujar Jantje.
Ia menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang memahami kondisi lokal, khususnya untuk mendukung sektor wisata dan sejarah di Maluku Utara. “Saya berharap, tahun depan Unibrah bisa membuka beberapa program studi baru, dan LLDikti XII akan mendukung penuh,” tambahnya.
Rektor Unibrah, Sarbaini A Karim, menyatakan kesiapan kampus untuk membuka program studi baru yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
“Kami berencana membuka program studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), yang sangat dibutuhkan di Maluku Utara sebagai daerah tambang. Selain itu, kami juga merencanakan program pascasarjana Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi,” ujarnya.
Menurut Sarbaini, langkah tersebut memerlukan kesiapan tenaga dosen dan fasilitas pendukung. “Untuk membuka program studi baru, dibutuhkan minimal lima dosen berkualifikasi S2 atau S3. Saat ini, kami sudah mulai menyusun borang persyaratan,” jelasnya.
Dalam acara wisuda tersebut, Unibrah berhasil meluluskan 93 sarjana dari 11 program studi yang ada. Dengan dukungan LLDikti XII, diharapkan Unibrah dapat terus berkontribusi mencetak SDM unggul yang siap membangun Maluku Utara.






