SANANA-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), menggelar kegiatan Advokasi Program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga), bersama stakeholder dan mitra kerja dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kepulauan Sula Tahun 2023. Sabtu, (26/8/2023).
Kepala Dinas PPKB Kepulauan Sula, Marini Nur Ali menjelaskan, program KKBPK saat ini lebih dikenal dengan sebutan program Bangga Kencana yang merupakan kepanjangan dari Pembangunan Keluarga, Kependekan, dan Keluarga Berencana. Prinsip Program Bangga Kencana adalah upaya terencana dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas.
Menurutnya, Program KKBPK juga tidak hanya menurunkan total fertility rate (Jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang wanita usia subur), akan tetapi bagaimanaa mempersiapkan generasi muda untuk merencanakan kehidupan berumah tangga.
Sebagaimana di ketahui bersama, bahwa percepatan penurunan stunting merupakan Program Nasional yang harus didukung sesuai dengan Perpres 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Perpres dibuat dan disusun, yaitu sebagai pedoman dalam rencana aksi Nasional penurunan stunting.
“Berkaitan dengan penurunan angka kasus stunting, maka dengan adanya kegiatan ini, saya berharap, kita bisa berbagi solusi untuk mengatasi kasus stunting yang ada di Kepulauan Sula untuk bisa mencapai target 14% di tahun 2024 sebagaimana yang ditetapkan oleh WHO, di Kepulauan Sula, angka kasus stunting tahun 2022 cukup tinggi dengan ditetapkannya 15 lokasi prioritas stunting. Baik di tahun 2022, dan 2023 berdasarkan data Bangda Kemendagri,” katanya.
Perempuan dengan sapaan akrab Ka Rie itu pun terus mengajak semua pihak untuk serius dalam kerja nyata, cepat, dan kerja berkualitas agar dapat menurunkan angka kasus stunting di Kabupaten Kepulauan Sula sebagaimana yang diharapkan.
“Komunikasi antar pemangku kepentingan di tingkat Kecamatan maupun tingkat Desa, kepada kami (Dinas PPKB) dan seluruh pihak yang terlibat baik dalam program Bangga Kencana dan Stunting, tolong tetap dijaga serta diperkuat sistem komunikasinya. Sehingga kita bisa sama-sama memantau jalannya program ini dengan baik,” imbuhnya mengakhiri.
Reporter: Nai Am






