TIDORE,- Provinsi Maluku Utara menjadi magnet tersendiri bagi para pencari kerja khususnya di bidang pertambangan dari seluruh Indonesia, sehingga kesiapan tenaga kerja lokal juga harus punya ketrampilan (skill).
Untuk itu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara berkolaborasi dengan Polresta Tidore Kepulauan, dengan penandatanganan MoU kerjasama untuk menunjang kompetensi calon tenaga kerja yang berlangsung di aula Polresta Tidore, Selasa (8/8/2023).
“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi kerja bagi pencari kerja atau peserta Pelatihan Berbasis Komperensi sesuai kebutuhan Industri,” kata Kepala Disnakertrans Malut, Marwan Polosiri.
Menurutnya, dengan kegiatan seperti ini diharapakan dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi bagi peserta pelatihan, sesuai bidang lalu lintas dan perizinan mengemudi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 30 orang, yang fokus untuk peningkatan kualitas dan kemampuan peserta pelatihan kerja, yang digodok untuk meningkatkan ketrampilan dan perolehan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi peserta pelatihan untuk bidang keahlian operator alat berat dan dump truk sesuai jumlah peserta yng memenuhi persyaratan,” jelasnya.
Dalam poin kerja sama ini menurut Marwan, pihaknya memberikan fasilitas pelatihan berbasis kompetensi bidang, untuk keahlian operator eksavator 160 JP dan operator dump truk 160 JP.
“Sementara pihak Polresta Tidore akan memberikan kemudahan dan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) baik SIM A, SIM B1 maupun SIM B2 Umum serta memberikan materi Rambu-rambu Lalu Lintas kepada peserta pelatihan,” jelasnya.
Diketahui, kegiatan ini didahuli degan penandatanganan MoU kerjasama oleh Kepala Disnakertrans Malut, Marwan Polosiri dan Kapolresta Tidore Kepulauan, Kombespol Yury Nurhidayat.








