Disnakertrans Malut Cetak Ahli K3 Bersertifikat, Siapkan SDM Lokal Bersaing di Industri Tambang

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama peserta dan Kepala Bidang Pengawasan K3, Nirwan M. Turuy menyerahkan atribut pelatihan kepada salah satu peserta.

Foto bersama peserta dan Kepala Bidang Pengawasan K3, Nirwan M. Turuy menyerahkan atribut pelatihan kepada salah satu peserta.

SOFIFI—Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara melalui Bidang Pengawasan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menggelar Pembinaan dan Pelatihan Calon Ahli K3 Umum di Aula Bolote Hotel Sofifi, Minggu (7/6/2026).

Pelatihan yang diikuti 25 peserta dari 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di sektor industri, khususnya pertambangan.

Kepala Bidang Pengawasan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Disnakertrans Maluku Utara, Nirwan M. Turuy, saat menyampaikan sambutan Kepala Disnakertrans Marwan Polisiri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi program Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Menurut Nirwan, pemerintah daerah tidak ingin masyarakat Maluku Utara hanya menjadi pekerja kasar atau non-skilled worker di tengah pesatnya perkembangan industri tambang, melainkan mampu mengisi posisi-posisi strategis yang membutuhkan keahlian dan sertifikasi.

Baca Juga :  Gubernur Sherly Laos Resmikan Kantor Baru Disnakertrans Maluku Utara di Sofifi

“Sejak berkembangnya industri pertambangan di Maluku Utara, Ibu Gubernur meminta kami untuk terus melaksanakan pelatihan seperti ini agar tenaga kerja yang terserap di perusahaan adalah mereka yang memiliki keterampilan. Salah satunya melalui pelatihan Ahli K3 Umum yang saat ini sedang dilaksanakan,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Cikal itu menegaskan, pemahaman tentang kesehatan dan keselamatan kerja sangat penting bagi setiap pekerja. Dengan bekal tersebut, para peserta diharapkan mampu memahami prosedur kerja yang aman serta meminimalisasi risiko kecelakaan di lingkungan kerja.

Selama 12 hari pelatihan, para peserta akan mendapatkan materi teori dan praktik dari instruktur yang kompeten di bidang K3.

Baca Juga :  Sekda Malut Dorong Tindak Lanjut Temuan BPK, Target Capaian Naik ke 75 Persen

“Mereka akan digembleng selama 12 hari sehingga setelah pelatihan ini memiliki pemahaman dan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja,” katanya.

Nirwan menambahkan, seluruh peserta mengikuti pelatihan secara gratis dan akan memperoleh sertifikasi resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia apabila dinyatakan lulus.

“Pelatihan ini bersertifikasi Kemenaker RI. Karena itu peserta harus mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius. Di akhir pelatihan akan ada ujian dan peserta yang tidak memenuhi standar dapat dinyatakan tidak lulus,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Disnakertrans Maluku Utara berharap lahir lebih banyak tenaga kerja lokal yang kompeten dan tersertifikasi, sehingga mampu mengambil peluang kerja di berbagai sektor industri yang terus tumbuh di Maluku Utara.

Berita Terkait

Sekprov Malut Lantik Pejabat Baru, Gubernur Minta Birokrasi Hadirkan Solusi dan Percepat Inovasi
Balai Bahasa Maluku Utara Internalisasikan Budaya Kerja Berbasis Kinerja melalui Inovasi SIDAK
Pemprov Malut Siapkan Kontrak Payung Event Daerah, Sekda Targetkan Standarisasi Anggaran Lebih Efisien
Pemprov Malut Percepat Program Listrik Desa, Sekprov Koordinasikan Penyelesaian Kendala di 43 Titik
Dua Putra-Putri Terbaik Maluku Utara Wakili Daerah di Paskibraka Nasional 2026
Pemprov Malut Serahkan Ambulans untuk RSI PKU Muhammadiyah, Wagub Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
Maluku Utara Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2029, Gubernur Tekankan Data Akurat dan Kesiapsiagaan
Ekonomi Malut Tumbuh Pesat, Sekprov Ingatkan Tantangan Terbesar Masih pada IPM
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:20 WIB

Sekprov Malut Lantik Pejabat Baru, Gubernur Minta Birokrasi Hadirkan Solusi dan Percepat Inovasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:07 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara Internalisasikan Budaya Kerja Berbasis Kinerja melalui Inovasi SIDAK

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:56 WIB

Pemprov Malut Siapkan Kontrak Payung Event Daerah, Sekda Targetkan Standarisasi Anggaran Lebih Efisien

Senin, 13 Juli 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Malut Percepat Program Listrik Desa, Sekprov Koordinasikan Penyelesaian Kendala di 43 Titik

Senin, 13 Juli 2026 - 19:27 WIB

Dua Putra-Putri Terbaik Maluku Utara Wakili Daerah di Paskibraka Nasional 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Malut Serahkan Ambulans untuk RSI PKU Muhammadiyah, Wagub Dorong Penguatan Layanan Kesehatan

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:54 WIB

Maluku Utara Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2029, Gubernur Tekankan Data Akurat dan Kesiapsiagaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Ekonomi Malut Tumbuh Pesat, Sekprov Ingatkan Tantangan Terbesar Masih pada IPM

Berita Terbaru