Dinkes dan TP PKK Tidore Gencarkan Kampanye Hidup Sehat hingga Tingkat Keluarga

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, menegaskan bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam membangun keluarga yang sejahtera, produktif, dan berkualitas. Karena itu, upaya mewujudkan masyarakat sehat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga.

Hal tersebut disampaikan Rahmawati saat membuka secara resmi Kegiatan Kampanye dan Pergerakan Masyarakat Hidup Sehat yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan di halaman Kantor Camat Tidore Timur, Senin (22/6/2026).

Menurut Rahmawati, gerakan hidup sehat perlu ditanamkan sebagai budaya yang diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui gerakan ini, kita ingin membangun kesadaran bahwa pola hidup sehat harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi pelopor dan teladan dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Kader PKK dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi, menggerakkan, dan mendampingi masyarakat hingga ke tingkat keluarga.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Tunggu PMK, Anggaran THR ASN dan PPPK Rp25 Miliar Siap Cair Jelang Lebaran

Rahmawati meminta para kader memanfaatkan berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti Posyandu, pertemuan PKK, kelompok dasawisma, dan kegiatan sosial lainnya sebagai sarana penyebarluasan informasi kesehatan kepada masyarakat.

“Mari manfaatkan setiap kesempatan untuk terus menyampaikan pesan-pesan kesehatan. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, saya yakin kita dapat menciptakan lingkungan yang sehat serta keluarga yang tangguh,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sakit untuk mulai peduli terhadap kesehatan. Menurutnya, paradigma menjaga kesehatan perlu diubah dari mengobati menjadi mencegah.

“Mencegah jauh lebih mudah, lebih murah, dan lebih baik daripada mengobati. Karena itu, kepedulian terhadap kesehatan harus dimulai sejak dini,” katanya.

Rahmawati berharap kampanye tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membudayakan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Sementara itu, mewakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Citra Febriani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Buka Sosialisasi Implementasi DTSEN Tahun 2025

Menurut Citra, terdapat sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan, antara lain melakukan aktivitas fisik secara rutin minimal 30 menit setiap hari, mengonsumsi makanan bergizi seimbang terutama sayur dan buah, tidak merokok dan menghindari paparan asap rokok, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Pemeriksaan kesehatan secara rutin, termasuk tekanan darah dan gula darah, penting dilakukan untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini,” ujarnya.

Selain mengampanyekan pola hidup sehat, Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting, mendukung gerakan aksi bergizi di sekolah, serta memberikan dukungan kepada ibu hamil agar tetap sehat selama masa kehamilan dan rutin memeriksakan kondisi kesehatannya di Posyandu.

Melalui gerakan tersebut, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat sehingga mampu menciptakan keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah.

Berita Terkait

Petani Tomat di Tidore Apresiasi Dukungan Suplai Air Perumda Ake Mayora
Dana Transfer Menyusut, Kwatak Bacarita Soroti Masa Depan Pembangunan Tidore
Perumda Ake Mayora Intensifkan Distribusi Air Bersih Selama Kemarau 88 ribu Liter Tersalurkan untuk Warga dan Petani
Jalur Pendakian Puncak Tidore Melalui Kelurahan Gurabunga Ditutup Sementara
Jumlah Pencari Kerja di Tidore Naik di Triwulan ke Dua Tahun 2026
Pemkot Tidore dan Kemenkes Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Dukcapil Kota Tidore Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Pelajar Melalui Program Goes to School
Panen Tomat di Gurabunga Kota Tidore Merosot Akibat Kemarau
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Petani Tomat di Tidore Apresiasi Dukungan Suplai Air Perumda Ake Mayora

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Dana Transfer Menyusut, Kwatak Bacarita Soroti Masa Depan Pembangunan Tidore

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Perumda Ake Mayora Intensifkan Distribusi Air Bersih Selama Kemarau 88 ribu Liter Tersalurkan untuk Warga dan Petani

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Jalur Pendakian Puncak Tidore Melalui Kelurahan Gurabunga Ditutup Sementara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:08 WIB

Jumlah Pencari Kerja di Tidore Naik di Triwulan ke Dua Tahun 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Pemkot Tidore dan Kemenkes Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dukcapil Kota Tidore Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Pelajar Melalui Program Goes to School

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Panen Tomat di Gurabunga Kota Tidore Merosot Akibat Kemarau

Berita Terbaru