Panen Tomat di Gurabunga Kota Tidore Merosot Akibat Kemarau

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE– Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Maluku Utara mulai berdampak terhadap sektor pertanian, termasuk di Kota Tidore Kepulauan. Salah satu dampak yang dirasakan petani adalah menurunnya hasil panen tomat akibat berkurangnya ketersediaan air.

Seorang petani tomat di Kelurahan Gurabunga, Baharuddin, mengatakan produksi tomat pada musim panen kali ini hanya mencapai sekitar 500 kilogram. Jumlah tersebut turun hingga 50 persen dibandingkan hasil panen pada musim normal yang dapat mencapai satu ton.

Baca Juga :  Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 Dimulai, Polresta Tidore Kedepankan Pendekatan Humanis

“Kalau biasanya hasil panen bisa mencapai satu ton, sekarang hanya sekitar 500 kilogram,” kata Baharuddin saat ditemui di Kelurahan Gurabunga, Selasa 4 Agustus 2026.

Menurut Baharuddin, musim kemarau menyebabkan tanaman tomat tidak tumbuh secara optimal karena minimnya pasokan air. Kondisi tersebut berdampak langsung pada produktivitas lahan pertanian.

Ia mengatakan para petani di Gurabunga saat ini membutuhkan suplai air untuk menyiram tanaman agar tetap subur dan produktif.

Baharuddin juga mengaku khawatir apabila musim kemarau berlangsung lebih lama. Menurut dia, keterbatasan air dapat menghambat aktivitas bercocok tanam dan berpotensi menurunkan produksi pertanian secara lebih luas.

Baca Juga :  Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak

“Kami berharap ada suplai air untuk petani agar tetap bisa menanam. Kalau tidak ada, otomatis hasil panen akan terus menurun,” ujarnya.

Kelurahan Gurabunga merupakan salah satu sentra produksi pertanian di Kota Tidore Kepulauan. Karena itu, ketersediaan air dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian dan produktivitas hasil panen di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Revitalisasi Nilai Lokal Kie Se Kolano, Generasi Muda Diajak Kembali ke Akar Budaya
Sebagian Besar Warga Mulai Taat, Pemkot Tidore Fokus Pantau Aktivitas Pasar
Rahmawati Dorong Pengurus Baru DWP Tidore Bawa Energi dan Inovasi Baru
Tidore Raih Dua Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026
Wali Kota Tidore Evaluasi Disiplin ASN, OPD Wajib Laporkan Kinerja Tiap Bulan
Ahmad Laiman Dorong OPD Siapkan Terobosan untuk Pertumbuhan Ekonomi Tidore
Kabar baik, Layanan Air Bersih Perumda Ake Mayora Masuk Kelurahan Tuguiha
Pala dan Cengkeh Jadi Fokus Konservasi Sumber Daya Genetik di Tidore
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:03 WIB

Revitalisasi Nilai Lokal Kie Se Kolano, Generasi Muda Diajak Kembali ke Akar Budaya

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Sebagian Besar Warga Mulai Taat, Pemkot Tidore Fokus Pantau Aktivitas Pasar

Kamis, 17 September 2026 - 17:48 WIB

Tidore Raih Dua Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026

Rabu, 16 September 2026 - 18:13 WIB

Wali Kota Tidore Evaluasi Disiplin ASN, OPD Wajib Laporkan Kinerja Tiap Bulan

Rabu, 16 September 2026 - 18:08 WIB

Ahmad Laiman Dorong OPD Siapkan Terobosan untuk Pertumbuhan Ekonomi Tidore

Rabu, 16 September 2026 - 09:50 WIB

Kabar baik, Layanan Air Bersih Perumda Ake Mayora Masuk Kelurahan Tuguiha

Selasa, 15 September 2026 - 10:24 WIB

Pala dan Cengkeh Jadi Fokus Konservasi Sumber Daya Genetik di Tidore

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Daya Sumur Gurabati Ditambah, Layanan Air Bersih Menjangkau Tuguiha

Berita Terbaru

Good News

Fifian Adeningsi Mus Dipercaya Pimpin DPC HKTI Kepulauan Sula

Minggu, 20 Sep 2026 - 23:46 WIB