Kesultanan Tidore Gelar Sholat Idul Fitri di Sigi Kolano, Sultan: Perbedaan Bukan Persoalan

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan Tidore, Husain Alting Syah. (Foto by: FMG)

Sultan Tidore, Husain Alting Syah. (Foto by: FMG)

TIDORE — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di lingkungan Sigi Kolano berlangsung khidmat pada Jumat (20/3/2026). Ibadah tersebut dilaksanakan berdasarkan penetapan kalender internal Kesultanan Tidore yang telah digunakan secara turun-temurun.

Sultan Tidore, Husain Alting Syah, menjelaskan bahwa penentuan 1 Syawal di Kesultanan Tidore mengacu pada metode hisab yang telah ditetapkan jauh hari sebelumnya melalui kalender adat Kesultanan.

“Kita punya kalender sendiri yang sudah ada sejak 800 tahun lalu digunakan untuk menetapkan 1 Syawal, sehingga dengan kalender itu kita berpatokan,” ujar Sultan saat ditemui di Kadaton Sultan Tidore usai pelaksanaan Sholat Id.

Baca Juga :  Bonus Taekwondo Wali Kota Cup I 2025 Dipersoalkan, Pemkot Tidore Tegaskan Somasi Salah Alamat

Menurutnya, perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri antara Kesultanan Tidore dan Pemerintah Republik Indonesia bukanlah hal yang perlu dipersoalkan. Setiap pihak memiliki dasar dan metode perhitungan masing-masing dalam menentukan awal bulan Hijriah.

“Perbedaan ini tidak perlu dipertentangkan, justru dari perbedaan itu kita melihat keindahan dalam khazanah Islam,” jelasnya.

Sultan juga menambahkan, umat Islam tidak perlu mencari perbedaan untuk diperdebatkan, karena pada dasarnya pelaksanaan ibadah tetap memiliki kesamaan.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Matangkan Persiapan Penjemputan Plakat Pahlawan Nasional Sultan Zainal Abidin Sjah

“Yang sholat Id hari ini maupun besok sama-sama mengumandangkan takbir tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua, sujud dan menyembah kepada Allah yang sama, sehingga tidak perlu dipertentangkan,” tegasnya.

Pelaksanaan Sholat Id di Sigi Kolano ini diikuti oleh masyarakat setempat dan perangkat adat Kesultanan dengan penuh kekhusyukan, mencerminkan kuatnya tradisi dan kearifan lokal yang tetap terjaga di tengah dinamika penetapan kalender keagamaan secara nasional.

Berita Terkait

Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, KP2KP Tidore Sambangi SMKN 1 Lewat Tax Goes To School
Pesta Gol Juara Bertahan! AS Rumania Hajar Garuda Tomagoba 5-2 di GOT 2026
Tidore Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut, Jadi yang Terbaik di Maluku Utara
Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah
Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air
“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026
Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban
KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:32 WIB

Tanamkan Kesadaran Pajak Sejak Dini, KP2KP Tidore Sambangi SMKN 1 Lewat Tax Goes To School

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:43 WIB

Pesta Gol Juara Bertahan! AS Rumania Hajar Garuda Tomagoba 5-2 di GOT 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:06 WIB

Tidore Pertahankan WTP 12 Kali Berturut-turut, Jadi yang Terbaik di Maluku Utara

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:29 WIB

Ahmad Laiman: Efisiensi dan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi Tekanan Anggaran Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:18 WIB

Perpanjangan WFH Berdampak Positif, Pemkot Tidore Catat Penghematan Listrik dan Air

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:35 WIB

“Anak Kampung” Bersatu Bangun Prestasi, Abang Ul Lewat Gefa Resmi Sponsori Garuda Tomagoba di Gurabati Open 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:49 WIB

Dari Arisan Warga hingga 15 Ekor Sapi, Cobodoe Buktikan Kekuatan Gotong Royong Kurban

Senin, 25 Mei 2026 - 14:56 WIB

KKP Targetkan Ribuan Kampung Nelayan, Maitara Tengah Masuk Prioritas 2026

Berita Terbaru