TIDORE — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus mematangkan persiapan penjemputan Plakat Pahlawan Nasional Sultan Zainal Abidin Sjah yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Hingga H-2 pelaksanaan, kesiapan panitia telah mencapai 90 persen.
Ketua Panitia Penjemputan, Daud Muhammad, mengatakan seluruh bidang terus bekerja memastikan rangkaian kegiatan berjalan lancar. Meski begitu, terdapat perubahan pada rute penjemputan yang sebelumnya telah disepakati dalam rapat awal.
Daud menjelaskan, pada rute awal rombongan dari Bandara Sultan Babullah akan langsung menuju Pelabuhan Bastiong. Namun dalam rapat terakhir, rute tersebut dialihkan ke Pelabuhan Residen.
> “Awalnya dari bandara langsung ke Bastiong, namun dialihkan ke Pelabuhan Residen. Pertimbangannya, jangan sampai terjadi kemacetan di Bastiong,” ujar Daud.
Selain perubahan rute, jumlah peserta penjemputan di bandara juga mengalami penyesuaian. Bila sebelumnya hanya Eselon II yang diwajibkan hadir, kini Eselon II dan Eselon III turut diinstruksikan untuk menjemput langsung di bandara. Panitia juga melibatkan unsur Kesultanan Tidore.
> “Selain Eselon II dan Eselon III, ada juga empat Bobato dari Kesultanan yang akan ikut dalam prosesi penjemputan,” tambahnya.
Prosesi penjemputan akan dimulai di Bandara Sultan Babullah Ternate, di mana Wali Kota Tidore bersama ahli waris Sultan Zainal Abidin Sjah akan disambut oleh pimpinan OPD dan para asisten. Dari bandara, rombongan bergerak menuju Pelabuhan Residen sebelum bertolak ke Tidore menggunakan motor kayu yang dihias menyerupai perahu kora-kora, dikawal oleh 20 speed boat.
Setibanya di Pelabuhan Rum, Tidore Utara, rombongan akan disambut meriah oleh Sultan Tidore H. Husain Alting Sjah, ASN Pemerintah Kota Tidore, serta masyarakat yang diwajibkan mengenakan pakaian serba putih sebagai bentuk penghormatan.








