Nasib Guru Ahmad: Divonis BKN Manado, Dieksekusi BKD Malut

- Jurnalis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat pengumuman BKD Malut untuk membatalkan kelulusan Ahmad Ibrahim.

Surat pengumuman BKD Malut untuk membatalkan kelulusan Ahmad Ibrahim.

SOFIFI – Nasib Ahmad Ibrahim, guru SMK Negeri 1 Halmahera Selatan, kian terombang-ambing. Meski telah 15 tahun mengabdi untuk mencerdaskan generasi bangsa, jalan Ahmad untuk diakui negara sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) terus terjal.

Ahmad sebenarnya sudah dua kali dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, keberuntungannya selalu kandas setelah Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional XI Manado menyatakan dirinya Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Kasus ini bermula saat Ahmad mengikuti seleksi PPPK tahap I tahun 2024. Kala itu ia mendaftar menggunakan surat keterangan lulus dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, sebab ijazah resmi belum diterbitkan. Padahal, ia sudah dinyatakan lulus yudisium pada 3 Agustus 2024. Sementara itu, pendaftaran PPPK dibuka pada 1–20 Oktober 2024, dan ijazah baru keluar setelah ia diwisuda pada 12 Desember 2024.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Diganjar Penghargaan dari Polda Malut atas Dukungan ke Polresta

15 Tahun Mengabdi, Harapan Seorang Guru SMK di Halsel Pupus Dua Kali

Namun, BKN Manado tetap menganggap berkas Ahmad tidak sah karena belum dilengkapi ijazah, meskipun SKL (Surat Keterangan Lulus) sudah dilegalisasi kampus. Hal ini ditegaskan dalam surat Kepala BKN Regional XI Manado Nomor 193/B-AK.02.01/SD/KR.XI/2025 tertanggal 25 Juni 2025, yang menyatakan usulan penetapan Nomor Induk PPPK atas nama Ahmad Ibrahim dibatalkan.

Sayangnya, harapan Ahmad pupus setelah Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara sebagai Panitia Seleksi Daerah (Panselda) ikut mengeksekusi keputusan tersebut. Melalui pengumuman Nomor 800.1.2.2/0197/2025 tanggal 21 Juli 2025, BKD Malut resmi membatalkan kelulusan Ahmad tanpa memberikan pembelaan.

Baca Juga :  Fantastis, OPD Pimpinan Ahmad Purbaya Miliki Pagu Anggaran Rp 428 Miliar Lebih: Pemborosan atau Kebutuhan?

Plt Kepala BKD Malut, Zulkifli Bian, saat dikonfirmasi mengaku hanya mengikuti perintah BKN Manado.

“Dia harusnya ikut seleksi PPPK tahap II karena saat itu ijazahnya sudah ada. Tapi karena surat dari BKN Manado minta dibatalkan, maka kami jalankan,” ujarnya.

Kini, Ahmad Ibrahim hanya bisa pasrah. Meski sudah bertahun-tahun mengajar, mengabdi, dan pernah dinyatakan lulus seleksi, perjuangannya menjadi ASN kembali kandas di tangan aturan birokrasi yang kaku.

 

Berita Terkait

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja
Berita ini 1,549 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru