Kebijakan Pemda Kepulauan Sula dan Halmahera Timur Dinilai Picu Penyimpangan APBDesa

- Jurnalis

Sabtu, 7 Desember 2024 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DR Mukhtar Adam foto bersama peserta pelatihan.

DR Mukhtar Adam foto bersama peserta pelatihan.

MARASAI.iD — Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula dan Halmahera Timur terkait pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) menjadi sorotan.

Kedua bupati menetapkan syarat pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan sebagai prasyarat pencairan dana tersebut, sehingga berdampak serius pada tata kelola keuangan desa.

Akibat kebijakan tersebut, pemerintah desa terpaksa melunasi pajak PBB agar dapat mencairkan anggaran desa. Hal ini mendorong aparat desa memanipulasi realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) untuk menutupi pembayaran PBB warga, yang dijadikan syarat pencairan ADD dan DD.

Manipulasi anggaran ini berpotensi memicu tuduhan korupsi, meski sebenarnya kebijakan tersebut merupakan konsekuensi dari instruksi para bupati.

Baca Juga :  Rumah Kadus II Desa Fatce Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

“Hal ini menjadi problem mendasar bagi pemerintah desa karena memaksa mereka memanipulasi anggaran demi memenuhi kebijakan yang tidak seharusnya berlaku,” ujar ekonom Universitas Khairun Ternate, Dr. Muhktar Adam saat menjadi pemateri dalam kegiatan Program Penguatan Pemerintah dan Pembangunan Desa (P3PD) yang berlangsung di Hotel Dragon, Ternate, Sabtu (7/12/ 2024)

Lebih lanjut, pemilik gelar Doktor Ekonomi dari Universitas Padjadjaran ini menekankan bahwa sistem pencairan anggaran seperti ini dapat menjadi celah korupsi, terutama jika realisasi belanja yang dilakukan tidak sesuai dengan APBDesa yang telah ditetapkan.

Ia juga menyarankan agar pemerintah daerah menetapkan tarif nol persen untuk PBB bagi masyarakat miskin di pedesaan. “Jangan sampai Bupati Kepulauan Sula dan Halmahera Timur justru membebani penduduk miskin pedesaan dengan pajak PBB yang memberatkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pj Sekda Malut Ingatkan Pimpinan OPD Fokus Kerja Jelang Pergantian Kepemimpinan

Dr. Muhktar Adam mendesak kedua bupati segera mencabut syarat pembayaran PBB dalam pencairan ADD dan DD melalui penerbitan peraturan bupati baru. Hal ini diharapkan dapat mencegah manipulasi APBDesa oleh aparat desa dan memastikan realisasi anggaran berjalan transparan sesuai regulasi.

Kegiatan P3PD ini diselenggarakan atas kerja sama antara Central Project Implementation Unit (CPIU) Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

 

 

Berita Terkait

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak
Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis
Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur
Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:38 WIB

PJU Banyak Mati di Tidore Timur, Plt Ketua KNPI: Jangan Tunggu Korban Baru Bergerak

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:59 WIB

Kasus Korupsi Proyek “Welcome to Halbar” Seret Nama Mantan Calon Wali Kota Ternate hingga Mantan Suami Artis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:53 WIB

Tim Patroli Gabungan Temukan Kayu Ilegal di Halmahera Timur

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:40 WIB

Gaji 2 Bulan Belum Dibayar, 570 Pegawai PPPK Dikbud Malut Ancam Mogok Kerja

Berita Terbaru