Kepala Kemenag Sula Kritik Kabag Kesra: Koordinasi Kegiatan Keagamaan Dinilai Buruk

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenag Kabupaten Kepulauan Sula, La Sengka La Dadu. (Dokumentasi: Am Teapon/marasai.id)

Kepala Kemenag Kabupaten Kepulauan Sula, La Sengka La Dadu. (Dokumentasi: Am Teapon/marasai.id)

MARASAI.iD – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Sula, La Sengka La Dadu, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kepulauan Sula, Idham Umamit, yang dinilai kurang maksimal dalam membangun komunikasi dan koordinasi pada urusan keagamaan.

La Sengka menilai, sejumlah kegiatan keagamaan yang mestinya melibatkan sinergi antara Pemda dan Kemenag justru berjalan tanpa arah yang jelas karena minimnya koordinasi dari pihak Kesra.

“Menurut saya, koordinasinya kurang lancar. Saya sendiri sebagai kepala kantor pernah coba berkoordinasi, bahkan lewat telepon tidak diangkat. Itu artinya komunikasi kita terputus. Akibatnya, pelaksanaan STQ kemarin berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga :  Habiskan Rp 25 Miliar, Ujung Jembatan Kali Oba II Longsor Sebelum Digunakan

Ia menjelaskan, secara teknis pelaksanaan kegiatan keagamaan seperti Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), maupun ibadah haji adalah tanggung jawab Kemenag. Namun, seluruh pembiayaan menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah melalui bagian Kesra.

“Kesra itu hanya urus anggaran, sementara tanggung jawab penuh pada jamaah haji ada di Kementerian Agama. Tapi penjemputan haji pun kami jalankan sendiri karena koordinasinya tersendat, banyak yang tidak nyambung,” ungkapnya.

Baca Juga :  Fantastis, OPD Pimpinan Ahmad Purbaya Miliki Pagu Anggaran Rp 428 Miliar Lebih: Pemborosan atau Kebutuhan?

Ia menyayangkan lemahnya komunikasi yang justru menghambat kualitas pelayanan terhadap umat. Menurutnya, pelayanan keagamaan semestinya menjadi perhatian bersama karena menyangkut kebutuhan masyarakat luas.

“Harapan saya, ke depan jangan lagi seperti ini. Komunikasi yang terputus harus segera disambungkan kembali. Karena apapun alasannya, pelayanan umat dan urusan keagamaan harus maksimal,” tegasnya.

Berita Terkait

FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah
Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak
Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Berita ini 632 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:11 WIB

FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:53 WIB

Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Berita Terbaru