Pemkab Sula Bangun Jembatan Darurat di Wai Bega, Antisipasi Lumpuhnya Aktivitas Warga

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan ambruk di Desa Bega, Kepulauan Sula. Foto: Am Teapon/marasai.id.

Jembatan ambruk di Desa Bega, Kepulauan Sula. Foto: Am Teapon/marasai.id.

SANANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula terus bersiaga menghadapi dampak bencana alam yang menyebabkan ambruknya jembatan di kali Wai Bega, Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah.

Sebagai langkah cepat, Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menurunkan satu unit alat berat (excavator) untuk melakukan normalisasi aliran sungai sekaligus membangun jembatan darurat sebagai akses sementara bagi warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Sula, H. Syamsudin Ode Maniwi Kepa, mengatakan pihaknya bersama tim telah berada di lokasi sejak pagi untuk membantu masyarakat yang masih beraktivitas di sekitar area terdampak.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Satu Rumah di Galala

“Kami dari pagi hingga sore tetap stay di lokasi,” ujarnya kepada sejumlah awak media, Selasa (7/10/2025).

Syamsudin menambahkan, pembangunan jembatan darurat sudah mulai dikerjakan hari ini, Rabu (8/10/2025). Langkah tersebut diambil untuk memastikan mobilitas warga tidak lumpuh dan roda ekonomi tetap berjalan.

“Kami sudah menemukan solusi untuk mengatasi persoalan ini. Satu unit excavator sudah diturunkan ke lokasi, dan insya Allah hari ini pembangunan jembatan darurat mulai dikerjakan,” tuturnya.

Baca Juga :  Beasiswa Maluku Utara Bangkit 2026: Sekda Percepat Penyaluran, Kampus Soroti Mekanisme Pencairan

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, melalui Staf Ahli Rifai Haitami, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah tersebut.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengimbau kepada masyarakat Desa Bega khususnya, dan warga Kepulauan Sula pada umumnya, untuk selalu waspada karena cuaca saat ini masih ekstrem,” pesannya.

Berita Terkait

Beasiswa Maluku Utara Bangkit 2026: Sekda Percepat Penyaluran, Kampus Soroti Mekanisme Pencairan
HUT ke-27 Sofifi: Hiburan, Komunikasi Publik, dan Makna Perayaan bagi Masyarakat
FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah
Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak
Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Beasiswa Maluku Utara Bangkit 2026: Sekda Percepat Penyaluran, Kampus Soroti Mekanisme Pencairan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:29 WIB

HUT ke-27 Sofifi: Hiburan, Komunikasi Publik, dan Makna Perayaan bagi Masyarakat

Senin, 21 September 2026 - 11:11 WIB

FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:53 WIB

Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Berita Terbaru