Satu Longboat Hilang Kontak di Perairan Halmahera, SAR Ternate Kerahkan Tim Pencarian

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR saat bersiap melakukan pencarian.

Tim SAR saat bersiap melakukan pencarian.

HALUT – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate melalui Pos SAR Tobelo menggelar operasi pencarian terhadap satu unit longboat yang hilang kontak di perairan antara Halmahera Timur dan Halmahera Utara, Kamis (11/9/2025).

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramadani, menjelaskan laporan pertama diterima dari Kepala Desa Kupa-Kupa, Tobelo, terkait hilangnya satu longboat dengan perkiraan 10 orang penumpang di titik koordinat duga 1°28’13.83″N / 128°7’47.99″E.

Baca Juga :  Dapodik Jadi Sorotan, Kadisdik Sula Ultimatum Guru dan Operator

Menurut kronologi, pada Kamis (11/9/2025) sekitar pukul 00.00 WIT, dua longboat yang membawa sekitar 20 orang bertolak dari Desa Hilaitetor, Halmahera Timur, menuju Desa Mawea, Tobelo, Halmahera Utara. Dari dua longboat tersebut, satu berhasil berkomunikasi dan dilaporkan dalam perjalanan menuju Mawea, sedangkan satu lainnya dengan 10 penumpang hilang kontak.

“Setelah menerima laporan pada pukul 10.35 WIT, Kansar Ternate segera berkoordinasi dengan Kepala Desa Kupa-Kupa untuk mendapatkan perkembangan informasi,” kata Iwan.

Baca Juga :  Keluarga Ungkap Kejanggalan Penangkapan 11 Petani di Maba Sangaji: "Kami Hanya Pertahankan Tanah Kami"

Tidak lama berselang, sekitar pukul 10.50 WIT, Tim Rescue Pos SAR Tobelo bergerak menuju lokasi perkiraan kejadian menggunakan RIB 03 Tobelo untuk melaksanakan operasi pencarian.

Operasi ini melibatkan unsur SAR gabungan, antara lain Tim Rescue Pos SAR Tobelo, Polairud Tobelo, Pemerintah Desa Kupa-Kupa, serta masyarakat setempat.

Berita Terkait

Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak
Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:53 WIB

Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Rabu, 22 April 2026 - 15:50 WIB

Ekonomi Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Ungkap Ironi Maluku Utara: Warga Masih Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan

Berita Terbaru