SANANA – Komandan Distrik Militer (Dandim) 1510/Sula, Letkol Inf. Zulfani, bersama Pemerintah Daerah yang diwakili Kepala Pemerintahan Kecamatan Sulabesi Tengah, Muslim Usia, meresmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Fat Iba, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Sabtu (12/9/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses dan mobilitas masyarakat Desa Fat Iba. Pembangunan jembatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1510/Sula, Letkol Inf. Zulfani, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Fat Iba dan masyarakat yang dinilai memiliki semangat gotong royong tinggi sehingga pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih dapat direalisasikan sesuai waktu yang telah ditentukan.
“Semangat gotong royong dan kolaborasi antara masyarakat dan TNI ini harus terus terjalin. Untuk itu, saya berharap dan mengajak seluruh masyarakat agar kita sama-sama menjaga fasilitas pembangunan jembatan yang sudah dibangun. Sebab, ini menjadi milik kita bersama,” ujar Zulfani saat diwawancarai usai peresmian.
Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya menjadi fasilitas penghubung, tetapi juga merupakan hasil kerja bersama yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Sementara itu, Pj. Kepala Desa Fat Iba, Irman Usia, menilai pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih yang dilaksanakan Kodim 1510/Sula memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mempermudah akses dan mobilitas warga.
Mewakili masyarakat Desa Fat Iba, Irman menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kodim 1510/Sula atas kontribusinya dalam pembangunan jembatan tersebut, mulai dari tahap perencanaan hingga pekerjaan selesai.
“Semoga Kodim 1510/Sula tetap jaya dan selalu menjadi kebanggaan masyarakat,” pungkasnya.






