Pj Gubernur Malut Bahas Penguatan Tata Kelola Pengadaan dengan LKPP

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Malut, Samsuddin A Kadir saat bertemu dengan Kepala LKPP di jakarta.

Pj Gubernur Malut, Samsuddin A Kadir saat bertemu dengan Kepala LKPP di jakarta.

MARASAI.iD – Penjabat Gubernur Maluku Utara (Malut), Samsuddin A. Kadir, menggelar pertemuan strategis dengan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Hendrar Prihadi, di Jakarta, Jumat (24/1/2025).

Pertemuan ini membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pengadaan barang/jasa di Malut.

Hadir dalam pertemuan tersebut Deputi Bidang Pembinaan dan Pengembangan SDM LKPP, Suharti, serta Direktur Pengembangan Strategi dan Kebijakan Pengadaan Umum, Emin Adhy Muhaemin.

Samsuddin mengapresiasi peran LKPP dalam mendorong tata kelola pengadaan di Maluku Utara hingga mencapai level 3 proaktif. Namun, ia menegaskan bahwa peningkatan ke level 4 akan menjadi fokus utama pemerintah daerah ke depan.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola pengadaan hingga level 4. Dukungan LKPP sangat penting untuk merealisasikan hal ini,” ujarnya.

Samsuddin juga mengungkapkan bahwa tata kelola pengadaan di Maluku Utara saat ini memperoleh nilai 71, yang dikategorikan baik. Menurutnya, capaian tersebut perlu dipertahankan dan ditingkatkan melalui pendampingan dan saran dari LKPP.

Baca Juga :  Sekprov Malut Buka Rakornis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa: Dorong Percepatan Desa Mandiri

Dalam pertemuan tersebut, Samsuddin meminta LKPP untuk menambah kuota Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Pengadaan Madya di Malut. Ia menjelaskan, saat ini provinsi tersebut hanya memiliki tiga JFT Madya, sedangkan kebutuhan ideal mencapai tujuh jabatan.

“Penambahan ini penting untuk memperkuat SDM dalam pengelolaan pengadaan di daerah,” tegas Samsuddin.

Sementara itu, Plt. Kepala BPBJ Malut, Farid Hasan, mengungkapkan perlunya pendampingan dari LKPP dalam penerapan e-Katalog versi 6, yang akan diberlakukan efektif pada Maret 2025.

Menurut Farid, versi terbaru e-Katalog ini dilengkapi fitur e-audit yang dapat memberikan peringatan jika belanja hanya terfokus pada pelaku usaha tertentu. “Kami memerlukan bimbingan agar proses pengadaan melalui e-Katalog versi 6 dapat berjalan transparan dan akuntabel,” katanya.

Selain itu, Pj Gubernur mengusulkan agar LKPP memberikan payung hukum yang lebih kuat terkait pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) khusus bagi Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ).

Baca Juga :  Gubernur Malut Fokus Tingkatkan Kapasitas ASN, Sekprov Gelar Rapat Penyusunan Peta Pelatihan Digital

Dalam pertemuan itu, Samsuddin juga meminta LKPP mendampingi pelaksanaan proyek strategis daerah dengan nilai besar di Malut. Menurutnya, pendampingan ini penting untuk memastikan proses pengadaan berjalan lancar dan menghindari potensi masalah hukum.

Hadir mendampingi Samsuddin dalam pertemuan tersebut adalah Plt. Kepala BPBJ Malut Farid Hasan, Plt. Kepala Dinas PUPR Sofyan Kamarullah, dan Sekretaris Dinas PUPR Risman I. Djafar.

Pertemuan ini menjadi wujud komitmen Pemprov Malut untuk terus memperbaiki tata kelola pengadaan barang dan jasa. Langkah ini dilakukan guna menjamin akuntabilitas, transparansi, serta optimalisasi anggaran yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Pemprov Malut berharap kolaborasi dengan LKPP dapat memperkuat tata kelola pengadaan barang/jasa sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Berita Terkait

Bonus Taekwondo Wali Kota Cup I 2025 Dipersoalkan, Pemkot Tidore Tegaskan Somasi Salah Alamat
Dinas Perkim dan TP PKK Tidore Serahkan Kunci Rumah RTLH ke Warga
Dubes Austria Kunjungi Tidore, Buka Peluang Kerja Sama Budaya, Pendidikan, dan Pariwisata
Pasca Pelantikan Pejabat, Wali Kota Tidore Siap Evaluasi Seluruh Lurah
Berikut Nama Pejabat Tinggi Pratama dan Camat yang Dilantik Wali Kota Tidore
Pemkot Tidore Dukung Penuh Kajian Bahasa Daerah Tidore
Wali Kota Tidore Lantik 96 Pejabat, Tegaskan Penyegaran dan Penguatan Birokrasi
Banjir 3 Meter Rendam Tiga Desa di Ibu Halbar, Listrik dan Akses Transportasi Terputus
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bonus Taekwondo Wali Kota Cup I 2025 Dipersoalkan, Pemkot Tidore Tegaskan Somasi Salah Alamat

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:41 WIB

Dubes Austria Kunjungi Tidore, Buka Peluang Kerja Sama Budaya, Pendidikan, dan Pariwisata

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:13 WIB

Pasca Pelantikan Pejabat, Wali Kota Tidore Siap Evaluasi Seluruh Lurah

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:01 WIB

Berikut Nama Pejabat Tinggi Pratama dan Camat yang Dilantik Wali Kota Tidore

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:54 WIB

Pemkot Tidore Dukung Penuh Kajian Bahasa Daerah Tidore

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:48 WIB

Wali Kota Tidore Lantik 96 Pejabat, Tegaskan Penyegaran dan Penguatan Birokrasi

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:11 WIB

Banjir 3 Meter Rendam Tiga Desa di Ibu Halbar, Listrik dan Akses Transportasi Terputus

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:45 WIB

Kapolresta Tidore Resmi Berganti, Wali Kota Harap Sinergi Keamanan Tetap Terjaga

Berita Terbaru

Rapat panitia Mubes FIP yang berlangsung di Kafe Pathra Space, Desa Galala, Jumat (16/1/2026).

SOFIFI

Mubes IKA FIP Unibrah Digelar 31 Januari 2026

Jumat, 16 Jan 2026 - 21:48 WIB

Kegiatan easy run perdana oleh komunitas Sofifi Runners di seputaran jalan 40 Sofifi. (Foto: Ijal Shuttercom/Discover Sofifi)

GOR

Sofifi Runners Resmi Terbentuk, Perdana Gelar Easy Run

Jumat, 16 Jan 2026 - 21:28 WIB