Tak Terima Diprotes, Kades Garojou Pukul Seorang Badan Syarah

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aksi premanisme yang dilakukan oleh Kades Garojou terhadap salah satu badan syarah yang protes dengan pemotongan insentif

Ilustrasi aksi premanisme yang dilakukan oleh Kades Garojou terhadap salah satu badan syarah yang protes dengan pemotongan insentif

TIDORE — Aksi protes yang dilakukan Badan Syarah di Desa Garojou, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, memantik amarah Kepala Desa Garojou, Halil Sabtu, yang melakukan aksi premanisme memukul salah satu anggota Badan Syarah, Irfan Umar.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh unggahan status WhatsApp milik Irfan yang menyoroti aksi pembakaran jubah Badan Syarah sebagai bentuk protes terhadap pemotongan insentif yang dinilai tidak adil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Halil Sabtu disebut tidak terima dengan unggahan tersebut. Ia kemudian mendatangi rumah Irfan Umar, hingga terjadi cekcok yang berujung pada aksi pemukulan.

Baca Juga :  LKPJ 2025 Tidore Kepulauan Diserahkan Ke DPR, Capaian Kinerja Lampaui Target Meski Ekonomi Melambat

“Saya hanya menyampaikan pendapatnya terkait aksi protes yang terjadi. Namun diduga hal itu membuat kepala desa tersinggung hingga berujung pada tindakan kekerasan,” ujar Irfan, Senin (4/5/2025).

Tidak terima atas perlakuan tersebut, Irfan Umar langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan dugaan penganiayaan itu ke pihak kepolisian setempat, yakni Polsek Oba Utara.

Kasus ini pun menambah panjang polemik di Desa Garojou, setelah sebelumnya Badan Syarah melakukan aksi pembakaran jubah di depan kantor desa sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemotongan insentif yang dianggap sebagai pungutan liar dan merugikan.

Baca Juga :  Ramadan di Tidore: Pasar Selawaring Jadi Magnet Warga Berburu Takjil

Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum dapat menangani kasus ini secara serius dan objektif, mengingat persoalan yang terjadi tidak hanya menyangkut dugaan kekerasan, tetapi juga konflik internal pemerintahan desa yang berdampak pada pelayanan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa Garojou, Halil Sabtu, terkait dugaan pemukulan tersebut. Sementara pihak kepolisian disebut tengah menindaklanjuti laporan yang telah diajukan oleh korban.

Berita Terkait

Kemensos Salurkan Bantuan PPSE bagi Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Tidore
DPRD Tidore Kepulauan Bahas Ranperda Inovasi Daerah 2026, Wali Kota Tekankan Budaya Perubahan
Pemkot Tidore Dukung Pembukaan Prodi Kedokteran Gizi dan Dokter Gigi oleh UMMU
BPBD Tidore Salurkan Bantuan untuk 767 Korban Gempa, Disertai Edukasi Kebencanaan
Protes Insentif Dipotong Kades, Badan Syarah Garojou Aksi Bakar Jubah
Ketua KNPI Tidore Dorong Edukasi Anti-Kekerasan di Sekolah
 Ahmad Laiman Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Nuku, Tekankan Kolaborasi untuk Daerah
Muhammad Sinen Tegaskan Pariwisata Jadi Andalan Baru Tingkatkan PAD Tidore
Berita ini 906 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:05 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan PPSE bagi Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Tidore

Senin, 11 Mei 2026 - 16:02 WIB

DPRD Tidore Kepulauan Bahas Ranperda Inovasi Daerah 2026, Wali Kota Tekankan Budaya Perubahan

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:38 WIB

Pemkot Tidore Dukung Pembukaan Prodi Kedokteran Gizi dan Dokter Gigi oleh UMMU

Senin, 4 Mei 2026 - 16:50 WIB

BPBD Tidore Salurkan Bantuan untuk 767 Korban Gempa, Disertai Edukasi Kebencanaan

Senin, 4 Mei 2026 - 16:05 WIB

Tak Terima Diprotes, Kades Garojou Pukul Seorang Badan Syarah

Senin, 4 Mei 2026 - 09:14 WIB

Protes Insentif Dipotong Kades, Badan Syarah Garojou Aksi Bakar Jubah

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:43 WIB

Ketua KNPI Tidore Dorong Edukasi Anti-Kekerasan di Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:13 WIB

 Ahmad Laiman Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Nuku, Tekankan Kolaborasi untuk Daerah

Berita Terbaru