TERNATE — Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa komunikasi yang efektif dan tata kelola yang baik merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Dies Natalis ke-60 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate yang berlangsung di Auditorium IAIN Ternate, Senin (27/7/2026).
Dalam sambutannya, Sarbin Sehe menyampaikan bahwa perkembangan perguruan tinggi di Indonesia tidak terlepas dari sejarah panjang dan proses transformasi kelembagaan yang membutuhkan komitmen serta sinergi seluruh civitas akademika.
“Rajin-rajinlah berkomunikasi dan berkonsultasi. Meskipun surat keputusan atau surat keterangan sudah keluar, jika tidak dibarengi komunikasi yang baik, maka program tidak akan berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Wagub.
Ia menekankan pentingnya membangun koordinasi yang intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, agar kebijakan yang diambil dapat mendukung pengembangan pendidikan tinggi. Sebagai contoh, ia menyebut komunikasi yang terus dibangun dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, termasuk Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan program pembangunan daerah dengan dunia pendidikan.
Kepada para mahasiswa, Sarbin berpesan agar kampus tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu, tetapi juga menjadi ruang lahirnya pemikiran kritis yang mampu mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kampus berbasis agama harus dijalankan dengan etika, moral, dan adab. Di tengah derasnya arus investasi dan pengelolaan sumber daya alam, saya berharap suara kampus terus hadir mengawal pemerintah, baik pusat maupun daerah, agar tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi, keadilan, dan hak asasi manusia,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa cita-cita peningkatan status perguruan tinggi harus dipersiapkan secara matang melalui penguatan kelembagaan, sumber daya manusia, serta kualitas akademik. Menurutnya, sinergi seluruh elemen kampus menjadi faktor penting dalam mewujudkan harapan tersebut.
Mengakhiri sambutannya, Wagub menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate seraya berharap kampus tersebut terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
“Mudah-mudahan kita terus mengawal bersama agar IAIN Ternate menjadi kampus yang memberikan makna besar bagi masa depan Maluku Utara dan Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, M.A., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan enam dekade IAIN Ternate sekaligus memaparkan tiga agenda prioritas yang menjadi fokus pengembangan kampus ke depan.
Prioritas pertama adalah mendorong transformasi kelembagaan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Baabullah Ternate yang diusulkan masuk dalam enam Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) prioritas nasional tahun 2026. Prioritas kedua adalah penguatan sumber daya manusia melalui pemetaan kompetensi dan percepatan kenaikan jabatan akademik dosen. Adapun prioritas ketiga yakni peningkatan mutu akademik dan akreditasi institusi.
Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk terus bersatu, memperkuat kolaborasi, serta mempersembahkan karya terbaik demi kemajuan umat, masyarakat Maluku Utara, dan Indonesia.
Sebelumnya, Ketua Panitia Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate, Dr. Sukardi Abbas, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan. Ia berharap momentum Dies Natalis menjadi ajang refleksi, konsolidasi, dan penguatan komitmen bersama dalam memajukan IAIN Ternate.
Puncak peringatan Dies Natalis ke-60 IAIN Ternate ditandai dengan pemukulan tifa secara simbolis oleh Wakil Gubernur Maluku Utara bersama Bupati Halmahera Utara, didampingi Rektor IAIN Ternate beserta jajaran pimpinan kampus sebagai tanda dimulainya rangkaian acara.






