Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SD Negeri 8 Halmahera Selatan menggelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) 2026 dengan penuh suka cita.

SD Negeri 8 Halmahera Selatan menggelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) 2026 dengan penuh suka cita.

HALSEL – Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara berkolaborasi dengan SD Negeri 8 Halmahera Selatan menggelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) 2026 secara hybrid, Selasa (11/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam pelindungan, pelestarian, dan pengembangan bahasa ibu.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Dr. Dora Amalia, S.S., M.Hum.

Secara daring, kegiatan diikuti Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, pengajar utama bahasa Bacan, pengajar utama bahasa Taliabu, serta pemerhati bahasa Sula. Sementara secara luring, hadir Kepala SD Negeri 8 Halmahera Selatan dan Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Halmahera Selatan.

Suasana kegiatan semakin meriah dengan penampilan siswa SD Negeri 8 Halmahera Selatan yang juga merupakan peserta Festival Tunas Bahasa Ibu 2025. Para siswa menunjukkan kecakapan berbahasa daerah melalui tembang tradisi, mendongeng, hingga berpuisi.

Tak hanya itu, beberapa siswa juga memperagakan kemampuan berhitung serta mengenal anggota tubuh menggunakan bahasa Bacan. Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Baca Juga :  Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Malut Dorong Bentuk Tim Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak

Kepala SD Negeri 8 Halmahera Selatan, Ahmadi, S.Pd.SD., mengapresiasi pelibatan sekolahnya dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara yang telah melibatkan kami. Ini pengalaman baru dan sangat berharga, terutama dalam pelestarian bahasa daerah di sekolah kami,” ujarnya.

Ia berharap program ini mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa ibu sejak dini.

“Bahasa ibu harus kita kembangkan di lingkungan sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, S.S., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal rangkaian peringatan HBII 2026 di Maluku Utara.

Menurutnya, pelibatan generasi muda sejalan dengan tema HBII tahun ini, yakni peran generasi muda dalam membentuk masa depan pendidikan multibahasa.

“Generasi muda menjadi kunci eksistensi bahasa ibu. Kami berharap momentum ini memperkuat upaya pelindungan dan pelestarian bahasa daerah kita,” ungkap Nukman.

Baca Juga :  Disdik Kepulauan Sula Dorong PAUD HI sebagai Strategi Tekan Stunting 2025

Dalam sambutannya, Dr. Dora Amalia menegaskan bahwa Hari Bahasa Ibu Internasional diperingati untuk menjaga keberadaan bahasa daerah sebagai identitas sekaligus kekayaan budaya bangsa.

“Bahasa daerah harus terus hidup, baik di keluarga maupun di masyarakat. Generasi muda adalah penutur yang akan mewariskan bahasa ibu kepada anak-anak mereka kelak,” jelasnya.

Ia menilai langkah Balai Bahasa Maluku Utara sangat relevan dengan tema yang diusung UNESCO, terutama karena menyasar anak-anak sebagai tunas bahasa ibu.

Dr. Dora juga memberikan apresiasi tinggi kepada tim Balai Bahasa Maluku Utara atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Selamat berkegiatan Bapak/Ibu dan anak-anak. Bergembiralah merayakan bahasa ibu kita masing-masing. Terima kasih kepada Balai Bahasa Maluku Utara atas kerja kerasnya,” tuturnya.

Menutup sambutan, Dora secara resmi membuka rangkaian Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026 di Maluku Utara.

“Dengan mengucapkan basmalah, Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional Tahun 2026 di Provinsi Maluku Utara resmi dibuka,” pungkasnya.

Berita Terkait

Atlet Pencak Silat Tidore Kepulauan di Oba Utara Berbagi Takjil di Bundaran Sofifi
Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius
Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan
80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel
UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi
21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:37 WIB

Atlet Pencak Silat Tidore Kepulauan di Oba Utara Berbagi Takjil di Bundaran Sofifi

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:37 WIB

Husni Salim Launching Ramadhan Expo Setwan Malut, Hadirkan 5 Program Bernuansa Religius

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:17 WIB

Pengukuhan Komunitas Kasih Alam Maluku Utara, Taufik: Ini Titik Awal Pengabdian Nyata untuk Lingkungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

80 Guru dan Penutur Jati Dilatih, Balai Bahasa Malut Perkuat Revitalisasi Bahasa Bacan dan Makian Luar di Halsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:32 WIB

Balai Bahasa Malut Gelar Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:45 WIB

UNIBRAH–Disarpus Malut Kolaborasi, Empat Desa Lokasi KKN Terima Ratusan Buku Literasi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Berita Terbaru