KKSS dan IWSS Semarakkan Karnaval Budaya Kie Raha di Sofifi

- Jurnalis

Rabu, 14 Agustus 2024 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MARASAI.iD – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar Karnaval Budaya Kie Raha yang dihadiri oleh berbagai komunitas dan organisasi, termasuk Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS).

Kedua organisasi ini, yang aktif dalam menghimpun dan mempersatukan warga Sulawesi Selatan di perantauan, turut memeriahkan acara dengan menampilkan kekayaan budaya dari tanah kelahirannya.

H. Abd Rahim, Ketua KKSS Kota Tidore Kepulauan, mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi KKSS dan IWSS dalam karnaval ini.

“Karnaval ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Sulawesi Selatan di perantauan, khususnya di Maluku Utara,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketulusan Para Guru
Warga KKSS dan IWSS dengan pakaian adat saat karnaval budaya Kie Raha di Sofifi.

Dalam pawai budaya tersebut, KKSS dan IWSS menampilkan berbagai busana adat khas Sulawesi Selatan. Para peserta mengenakan Baju Bodo dan Baju Labbu yang dipadukan dengan sarung “Lipa Sabbe,” serta dihiasi dengan aksesoris tradisional Bugis, Makassar, dan Luwu.

Tak hanya itu, pakaian adat Toraja seperti Baju Pokko dan aksesoris Kandaure juga diperlihatkan dengan megah.

Lelaki Bugis Makassar tampil gagah dalam Baju Bella Dada dan Jas Tutu, dipadukan dengan sarung “Lipa Garusu” serta Passapu sebagai penutup kepala. Selain itu, Baju Seppa Tallu Buku, pakaian khas Tanah Toraja, juga dikenakan oleh peserta pria dengan penuh kebanggaan.

Baca Juga :  Dapat WTP, Pimpinan DPRD Apresiasi Pemda Sula

“Keterlibatan kami dalam Karnaval Budaya Kie Raha ini adalah wujud kecintaan dan komitmen kami untuk terus melestarikan warisan budaya leluhur, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antarwarga Sulawesi Selatan yang berada di perantauan,” tambah H. Abd Rahim.

Karnaval Budaya Kie Raha di Sofifi ini berhasil menampilkan keberagaman budaya Indonesia, dan dengan partisipasi dari KKSS dan IWSS, perayaan HUT RI ke-79 ini menjadi semakin semarak dan berwarna.

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 371 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru