Pemkab Sula Satukan Langkah Tuntaskan Anak Putus Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Bidang Pendidikan Tahun 2025.

Kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Bidang Pendidikan Tahun 2025.

SANANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sula melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menggelar Sosialisasi dan Advokasi Bidang Pendidikan Tahun 2025 terkait pembentukan operator verifikasi dan validasi Anak Tidak Sekolah (ATS) serta Anak Berisiko Putus Sekolah (ABPS).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Beliga, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Rabu (1/10/2025) ini mengangkat tema “Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Kepulauan Sula Bebas Anak Putus Sekolah”. Sebanyak 80 operator desa se-Kepulauan Sula mengikuti kegiatan tersebut, dengan menghadirkan narasumber dari Disdik, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

Ketua Panitia, Arizal Buamona, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Disdik tahun 2025 yang selaras dengan visi pemerintah daerah dan prioritas wajib belajar 13 tahun. Tujuannya, kata dia, untuk menekan angka ATS sekaligus meningkatkan akses pendidikan bermutu bagi seluruh anak di Kepulauan Sula.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Sambangi BWS dan BPJN, Bahas Penanganan Banjir dan Infrastruktur

Berdasarkan Data Induk Kemendikdasmen Tahun 2025, jumlah ATS di Kepulauan Sula mencapai 2.789 anak dengan rincian: 1.897 anak belum pernah bersekolah, 471 anak putus sekolah (drop out), dan 421 anak lulus namun tidak melanjutkan pendidikan. “Permendikbud Ristek Nomor 46 Tahun 2023 menegaskan pemerintah daerah wajib melakukan identifikasi, verifikasi, dan validasi ATS. Sosialisasi ini adalah langkah awal untuk mewujudkannya,” ujar Arizal.

Ia menekankan pentingnya kesadaran semua pihak untuk menuntaskan persoalan anak putus sekolah. “Semoga kolaborasi lintas sektor ini berlanjut demi terwujudnya generasi Sula yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Generasi Emas 2045,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muhlis Soamole yang diwakili Asisten II Setda Kepulauan Sula, H. Zaidun, menegaskan bahwa penanganan ATS tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Pendidikan. “Diperlukan dukungan lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga orang tua. Semua harus berkoordinasi agar lahir solusi yang tepat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pj. Sekda Malut Buka Sofifi Job Fair 2024, Diharapkan Kurangi Pengangguran

Ia juga menyoroti minimnya pemahaman masyarakat terhadap program pendidikan seperti PIP, KIP, beasiswa, maupun jalur afirmasi. Menurutnya, advokasi dan edukasi harus menyentuh hingga tingkat keluarga agar tidak ada anak yang tertinggal dari bangku sekolah.

“Kita punya visi besar, menjadikan Sula cerdas, inklusif, dan tidak meninggalkan satu anak pun di belakang. Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum perubahan, bukan sekadar diskusi, tapi harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, Zaidun menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, dan peserta. “Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dalam membangun generasi Kepulauan Sula yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing,” tutupnya.

Berita Terkait

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa
RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat
Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf
Pejuang Digital Hadir di Halmahera Utara, Dorong Literasi dan Numerasi Digital Sekolah
Harita Nickel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa 7,6 SR di Ternate, Fokus ke Batang Dua
Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi
Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB
Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa

Sabtu, 11 April 2026 - 20:23 WIB

RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat

Jumat, 10 April 2026 - 19:52 WIB

Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf

Selasa, 7 April 2026 - 15:22 WIB

Pejuang Digital Hadir di Halmahera Utara, Dorong Literasi dan Numerasi Digital Sekolah

Minggu, 5 April 2026 - 16:08 WIB

Harita Nickel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa 7,6 SR di Ternate, Fokus ke Batang Dua

Senin, 30 Maret 2026 - 16:21 WIB

Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:48 WIB

Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:28 WIB

Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi

Berita Terbaru