SANANA – Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula melalui UPT Puskesmas Waiboga menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor, Senin (15/9/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Puskesmas Waiboga dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kepala Pemerintahan Kecamatan Sulabesi Tengah, Polsek Sanana, para kepala desa se-Kecamatan Sulabesi Tengah, Babinsa Waiboga, hingga kader Posyandu dan Posbindu.
Kepala UPT Puskesmas Waiboga, Nanang Ismail, mengatakan kegiatan lintas sektor ini merupakan upaya memperkuat kerja sama antara Puskesmas dengan pemerintah kecamatan, desa, serta kader kesehatan. Fokus utama adalah menyelesaikan berbagai persoalan kesehatan di Sulabesi Tengah, khususnya di masing-masing desa.
“Program lintas sektor ini bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, mulai dari masalah ibu dan anak, kesehatan ibu hamil, persalinan, hingga persoalan kesehatan masyarakat lainnya. Semua itu tidak bisa berjalan tanpa dukungan dari stakeholder terkait,” jelas Nanang.
Ia menegaskan, kesehatan adalah persoalan fundamental sehingga membutuhkan komitmen bersama. Lokakarya ini juga menjadi ruang evaluasi serta penyatuan langkah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik di wilayah Sulabesi Tengah.
Sementara itu, Kepala Pemerintahan Kecamatan Sulabesi Tengah, Muslim Usia, mengapresiasi inisiatif Puskesmas Waiboga. Ia meminta agar koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa terus ditingkatkan.
“Penting bagi kepala desa dan kader untuk aktif bekerja sama dengan petugas Puskesmas, agar visi-misi Pemerintah Daerah ‘Sula Bahagia di Bidang Kesehatan’ maupun program nasional benar-benar terwujud dan berdampak positif bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain lokakarya, Puskesmas Waiboga juga menggelar asesmen keterampilan kader Posyandu. Penilaian ini mencakup tiga tingkatan, yaitu Purwa (dasar), Madya (menengah), dan Utama (tinggi). Tujuannya untuk mengukur kemampuan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar, sekaligus mempersiapkan pelatihan lanjutan sesuai kompetensi.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan Posyandu di tingkat masyarakat serta mendukung program Integrasi Layanan Primer (ILP) yang dicanangkan pemerintah.








