SANANA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) sukses menggelar kegiatan Launching Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di sekolah, Selasa (26/8/2025).
Kegiatan dipusatkan di SMP Negeri 1 Sulabesi Timur, Desa Baleha, dan disambut antusias oleh warga, guru, serta tenaga kesehatan.
Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan, Suryati Abdullah, bersama Sekretaris Daerah Muhlis Soamole yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda, H. Zaidun, disambut dengan tarian cakalele dan Tarian Dengi serta pemasangan kalung bunga sebagai ucapan selamat datang.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi Dinkes dengan Dinas Pendidikan (Disdik), melibatkan kepala sekolah, tenaga pendidik, siswa, Kantor Urusan Agama (KUA), pemerintah kecamatan, hingga kepala desa se-Kecamatan Sulabesi Timur.
Kadinkes Suryati Abdullah menyampaikan bahwa dari total penduduk Kepulauan Sula sebanyak 109.256 jiwa, terdapat sekitar 22 ribu lebih siswa sekolah yang menjadi sasaran program PKG.
“Program ini merupakan bagian dari tiga program unggulan presiden di bidang kesehatan atau Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), selain RSUD Sanana,” ujarnya.
Suryati menjelaskan, layanan PKG sekolah meliputi pemeriksaan telinga, mata, gigi, kesehatan jiwa, gizi, tekanan darah, tuberkulosis, diabetes melitus, kebugaran, kesehatan reproduksi, imunisasi, hingga anemia dan talasemia.
Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung suksesnya pelaksanaan, terutama kepala sekolah dan tenaga kesehatan di Puskesmas Baleha. “Semoga pelayanan kesehatan di Kepulauan Sula ke depan semakin baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Marini Nur Ali, menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, program ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait tujuh kebiasaan anak Indonesia yang sehat.
“Kolaborasi ini sangat penting karena menyentuh peningkatan mutu pendidikan sekaligus kesehatan siswa. Kami berharap semua sekolah di Kepulauan Sula bisa menuntaskan program ini pada September mendatang,” jelasnya.
Dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III, Sekda Muhlis Soamole menyatakan bahwa PKG dilaksanakan serentak di berbagai jenjang sekolah, baik di bawah naungan Kemendikbud maupun Kementerian Agama. Tujuannya untuk deteksi dini gangguan kesehatan pada anak usia sekolah.
Ia juga menyampaikan Instruksi Bupati Kepulauan Sula Nomor 1 Tahun 2025 tentang dukungan pelaksanaan PKG. “Kegiatan ini tentu tidak akan berhasil tanpa kerja sama lintas sektor. Apresiasi saya sampaikan kepada seluruh pihak yang berkontribusi,” pungkasnya.








