Polresta Tidore Gelar Operasi Pangan Murah Jelang HUT RI ke-80

- Jurnalis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE – Polresta Tidore Kepulauan bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Operasi Pangan Murah di halaman Polresta Tidore, Kelurahan Goto, Selasa (12/8/2025).

Kegiatan ini digelar untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Pelaksanaan pangan murah ini dipantau langsung oleh Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, mewakili Wali Kota Tidore, didampingi Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, serta perwakilan BPS Kota Tidore dan sejumlah pimpinan OPD terkait.

Baca Juga :  Disdik Kepulauan Sula Dorong PAUD HI sebagai Strategi Tekan Stunting 2025

Wakapolresta Tidore, Kompol Jufri Dukomalamo, mengapresiasi kolaborasi antara Pemda Kota Tidore dan Bank Indonesia (BI) sehingga kegiatan dapat berjalan sukses.

“Harga pangan murah yang kami gelar ini mungkin paling murah di Maluku Utara. Kami menyediakan 400 paket untuk masyarakat di Kecamatan Tidore dan Tidore Timur dengan harga Rp60 ribu per paket,” ujarnya.

Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Menurut Jufri, langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polresta Tidore dan Pemda dalam menjaga daya beli masyarakat.

Perwakilan BI, Abdul Malik Ibrahim, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi strategis dalam penguatan ketahanan pangan.

Baca Juga :  MTQ ke-XXX Tingkat Provinsi Malut tahun 2024 Resmi di Buka, Ini Pesan Pj. Gubernur

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti di intervensi pasar, tapi juga meluas pada penguatan ekosistem ekonomi daerah,” kata Malik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore, Yakub Maradjabessy, menambahkan bahwa selain paket sembako, pangan murah juga menghadirkan hasil panen lokal, seperti tomat dari petani Kalaodi yang dijual Rp5 ribu per kilogram, serta cabai rawit dari petani Folarora seharga Rp15 ribu untuk dua cupa.

Yakub menegaskan, kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat.

 

Berita Terkait

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Hakordia 2026 Regional Timur, Wagub Siapkan Gerakan Antikorupsi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Maluku Utara Jadi Tuan Rumah Hakordia 2026 Regional Timur, Wagub Siapkan Gerakan Antikorupsi

Berita Terbaru