Gencarkan Edukasi Pangan Sehat, Pemkab Sula Gelar Program B2SA Goes to School

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Pemkab Sula dengan siswa siswi dari SD Inpres Mangoli dan SD Negeri Mangoli.

Foto bersama Pemkab Sula dengan siswa siswi dari SD Inpres Mangoli dan SD Negeri Mangoli.

SANANA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Ketahanan Pangan terus mendorong peningkatan kualitas gizi dan ketahanan pangan melalui program Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Goes to School Tahun 2025.

Program ini menyasar pelajar sekolah dasar dan digelar di Kecamatan Mangoli Tengah, tepatnya di SD Inpres Mangoli dan SD Negeri Mangoli, Senin (28/7/2025).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan (Ketpang), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A), serta Tim Penggerak PKK. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Plh. Sekretaris Daerah, Hi. Zaidun.

Baca Juga :  Lomba Lari 5K dan 10K Meriahkan HUT ke-80 RI di Tidore

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Siti Hawa Marasabessy, menyatakan bahwa edukasi ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini kepada siswa tentang pentingnya konsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi.

“Pengenalan pola makan B2SA tidak hanya mendukung kesehatan anak-anak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah. Kebiasaan makan sehat harus menjadi budaya sejak usia dini,” jelasnya kepada marasai.id.

Baca Juga :  Badai Biru 4G FC Tumbangkan Bravo FC, Amankan Tiket 8 Besar Kapolres Sula Cup 2025

Ia menambahkan, program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Sula dalam menurunkan angka stunting yang masih menjadi tantangan di wilayah tersebut.

“Dengan edukasi langsung ke sekolah, kami harap anak-anak terbiasa memilih makanan sehat, tidak hanya bergizi tetapi juga aman dan beragam,” tutupnya.

Berita Terkait

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis
Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat
Tidore Utara Disiapkan Jadi DTW Baru, Disbudpar Kembangkan Wisata Bahari–Sejarah Rum dan Rum Balibunga, Butuh Rp41 Miliar
Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah
Pegawai Apresiasi Keterbukaan, Dikbud Malut Kick Off Program 2026 dengan Anggaran Rp783 Miliar
Kelola Rp783 Miliar, Dikbud Malut Tancap Gas Program 2026, Fokus Akses Sekolah dan Tekan Putus Sekolah
Balai Bahasa Maluku Utara Susun Modul Pembelajaran Bahasa Taliabu
Balai Bahasa Malut dan Pemkab Pulau Taliabu Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:48 WIB

21 SMK di Malut Lakukan Program Ketahanan Pangan, Wagub Minta Hasil Panen Punya Pasar dan Bernilai Ekonomis

Jumat, 6 Februari 2026 - 02:18 WIB

Jelang Ramadhan 1447 H, Pemkot Tidore Gelar Rakor: Pastikan Pangan Aman, Harga Stabil, Keamanan Diperketat

Jumat, 6 Februari 2026 - 01:17 WIB

Cetak 80 Pengajar Utama, Balai Bahasa Malut Genjot Revitalisasi Bahasa Sawai di Halmahera Tengah

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:57 WIB

Pegawai Apresiasi Keterbukaan, Dikbud Malut Kick Off Program 2026 dengan Anggaran Rp783 Miliar

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46 WIB

Kelola Rp783 Miliar, Dikbud Malut Tancap Gas Program 2026, Fokus Akses Sekolah dan Tekan Putus Sekolah

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:47 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara Susun Modul Pembelajaran Bahasa Taliabu

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:15 WIB

Balai Bahasa Malut dan Pemkab Pulau Taliabu Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:04 WIB

Gelar DKT, Balai Bahasa Malut Susun Modul Pembelajaran Bahasa Sawai di Halteng

Berita Terbaru