Menteri Koperasi, Wamen Desa, dan Gubernur Sepakat Percepat Penguatan KDMP di Malut

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemukulan tifa yang dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM Budi Ari Setiadi, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ahmad Riza Patria, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, Wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam rangka pembukaan kegiatan.

Pemukulan tifa yang dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM Budi Ari Setiadi, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ahmad Riza Patria, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, Wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam rangka pembukaan kegiatan.

MARASAI.iD – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar peluncuran dan dialog percepatan Musyawarah Desa/Kelurahan khusus pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), yang berlangsung di Aula Nuku Lantai II Kantor Gubernur Malut, Rabu (4/6). Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 500 Kepala Desa dan Lurah se-Malut.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Koperasi dan UKM Budi Ari Setiadi, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Ahmad Riza Patria, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, unsur Forkopimda, para Bupati/Wali Kota, serta jajaran kementerian terkait.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly Laos menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah pusat terhadap percepatan pembentukan KDMP di Maluku Utara. Ia menyebut, capaian 100 persen pembentukan KDMP di 1.185 desa/kelurahan di Malut tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor, terutama para kepala desa dan lurah sebagai ujung tombak pembangunan ekonomi di akar rumput.

Baca Juga :  Lima Personel Polsek Sanana Terima Penghargaan atas Respon Cepat Layanan Masyarakat

“Ini adalah energi positif untuk mempercepat penguatan ekonomi desa. KDMP bukan sekadar alat ekonomi, tetapi alat perjuangan rakyat untuk mandiri dan bersatu dalam mengelola kekuatannya sendiri,” ujar Sherly.

Gubernur juga mengingatkan pentingnya integritas dan akuntabilitas pengelolaan koperasi. Menurutnya, ke depan akan ada bantuan berupa pinjaman modal dari pemerintah pusat yang harus dikelola secara profesional dan bertanggung jawab.

“Dana yang diberikan itu adalah pinjaman, bukan hibah. Maka saya minta kepada seluruh pengurus koperasi desa agar mengelolanya dengan baik dan penuh integritas,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi Budi Ari Setiadi menyebut KDMP sebagai salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dikuatkan melalui Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Saat ini, sebanyak 78 ribu KDMP telah terbentuk di seluruh Indonesia, dengan Malut menjadi salah satu provinsi yang telah menuntaskan pembentukan 100 persen.

Baca Juga :  Motor Dinas Jadi Rebutan, Perangkat dan Bendahara Desa Mira Bersitegang

“KDMP ini akan dikelola secara digital, memiliki gerai sembako, layanan simpan pinjam, dan usaha lain sesuai potensi desa. Kunci suksesnya adalah pada SDM, tata kelola organisasi, dan sistem yang baik,” kata Budi Ari.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi, seperti rendahnya partisipasi masyarakat, stigma negatif terhadap koperasi, serta kesenjangan kapasitas antar desa. Untuk itu, Kemenkop melakukan kerja sama dengan aparat penegak hukum guna memastikan pengelolaan KDMP berjalan dengan akuntabel dan profesional.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara Menteri Koperasi, Wamen Desa PDT, dan para kepala desa, lurah, serta pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI).

Berita Terkait

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa
RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat
Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf
Pejuang Digital Hadir di Halmahera Utara, Dorong Literasi dan Numerasi Digital Sekolah
Harita Nickel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa 7,6 SR di Ternate, Fokus ke Batang Dua
Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi
Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB
Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara dan Fakultas Pendidikan Unibrah Teken PKS, Perkuat Literasi dan Pelestarian Bahasa

Sabtu, 11 April 2026 - 20:23 WIB

RSUD Tidore Lakukan Operasi Bibir Sumbing Perdana, Akses Layanan Bedah Kini Lebih Dekat

Jumat, 10 April 2026 - 19:52 WIB

Dari Kampus ke Industri Kreatif, Mahasiswa UNIBRAH Antusias Serap Ilmu Ekonomi Kreatif dari Direktur Musik Ekraf

Selasa, 7 April 2026 - 15:22 WIB

Pejuang Digital Hadir di Halmahera Utara, Dorong Literasi dan Numerasi Digital Sekolah

Minggu, 5 April 2026 - 16:08 WIB

Harita Nickel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa 7,6 SR di Ternate, Fokus ke Batang Dua

Senin, 30 Maret 2026 - 16:21 WIB

Semangati Hari Pertama Sekolah, Balai Bahasa Malut Kolaborasi dengan SD Negeri Sofifi

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:48 WIB

Ratusan Warga Bukulasa Ikuti Pawai Obor “Nyala Ela-Ela” yang Digelar IPPB

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:28 WIB

Satgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat Kie Raha 2026 Intensifkan Pengamanan Lalu Lintas di Sofifi

Berita Terbaru