Disdik Kepulauan Sula Dorong PAUD HI sebagai Strategi Tekan Stunting 2025

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disdik Pemda Kepulauan Sula menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi para guru dan kepala sekolah PAUD se-Kabupaten Sula.

Disdik Pemda Kepulauan Sula menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi para guru dan kepala sekolah PAUD se-Kabupaten Sula.

MARASAI.iD – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka stunting demi mencapai target nasional 14 persen. Salah satu langkah strategis yang kini diambil adalah mengintegrasikan program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) sebagai bagian dari upaya penurunan stunting tahun 2025.

Melalui Dinas Pendidikan (Disdik), Pemda Kepulauan Sula menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi para guru dan kepala sekolah PAUD se-Kabupaten Sula, yang berlangsung selama dua hari di Aula Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, pada Rabu (7/5/2025).

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Meidiawati, S.S., M.Pd dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Maluku Utara, serta Wilsa Diesastuti Salin, S.Psi., M.Pd dari Balai Guru Penggerak (BGP) Maluku Utara.

Ketua Panitia PAUD HI, Arizal Buamona, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Marini Nur Ali, menjelaskan bahwa PAUD HI merupakan program nasional yang pelaksanaannya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Usulkan Kerja Sama Sister City dan Revitalisasi Situs Sejarah ke Dubes Spanyol

Hal ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 dan Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

“Melalui program ini, kami ingin mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas dengan mengembangkan aspek pendidikan, perlindungan, kesehatan, dan gizi anak secara menyeluruh dan terpadu,” ujar Arizal.

Ia menjelaskan, ada dua metode pelaksanaan PAUD HI: pertama, layanan pendidikan dan kesehatan dilakukan langsung di sekolah. Kedua, pelayanan diberikan secara terpisah, di mana pendidikan berlangsung di sekolah dan layanan kesehatan dilakukan di Posyandu.

“Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dukcapil. Dengan begitu, anak-anak usia dini bisa terpantau dan mendapat layanan secara komprehensif,” tambahnya.

Lebih lanjut, Arizal menyebut ada delapan indikator keberhasilan pelaksanaan PAUD HI, yakni:

Satu; Terselenggaranya kelas orang tua. Kedua; Pencatatan data tumbuh kembang anak. Ketiga; pemantauan tumbuh kembang secara rutin. Kempat; koordinasi lintas sektor dalam pemenuhan gizi dan kesehatan

Baca Juga :  Korwil Diknas Kecamatan Oba Utara Pantau Kegiatan MPLS di SMP Negeri 27 Tidore Kepulauan

Kelima; penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Keenam; persedianya fasilitas sanitasi dan air bersih. Ketujuh; penyediaan makanan tambahan atau makanan bergizi. Kedelapan; Kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta didik.

“Harapan kami, melalui PAUD HI, Disdik mampu mendukung program nasional sekaligus mewujudkan visi daerah: ‘Sula Bahagia’ di bidang pendidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, Muhlis Soamole, dalam sambutannya saat membuka kegiatan, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam penanganan stunting.

“PAUD HI adalah kunci. Program ini memberi layanan menyeluruh mulai dari gizi, kesehatan, pendidikan, pengasuhan, hingga perlindungan anak. Untuk itu, penting adanya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder terkait,” tegas Sekda.

Berita Terkait

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate
Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua
Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti
Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal
Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi
Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar
Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:36 WIB

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate

Sabtu, 5 September 2026 - 13:42 WIB

Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua

Kamis, 3 September 2026 - 11:44 WIB

Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Selasa, 1 September 2026 - 21:21 WIB

Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal

Selasa, 1 September 2026 - 20:29 WIB

Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 19:29 WIB

Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah

Berita Terbaru