SANANA – Laga sengit dan dramatis tersaji di Stadion Gelora Bhayangkara Kesatria (GBK), Rabu (23/7/2025) sore, dalam pertandingan semi final Turnamen Mini Soccer Kapolres Sula Cup ke-VIII. Dua tim tangguh, Nuisuya FC dan Fatce Bersatu, tampil dengan kekuatan penuh dalam perebutan tiket ke babak final.
Nuisuya FC yang berasal dari Desa Waibau menurunkan skuad terbaiknya, termasuk duo andalan di lini depan, Dino Umasangadji dan Fadel Buamona. Sementara Fatce Bersatu dari Desa Fatce, Kecamatan Sanana, mengandalkan kecepatan Zulfikar Pora di sisi sayap yang kerap merepotkan pertahanan lawan.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim bermain agresif dan saling serang. Fatce Bersatu membuka keunggulan lebih dulu melalui gol indah dari pemain bernomor punggung 10, Haidir Pora. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Nuisuya FC tampil lebih menekan. Upaya mereka membuahkan hasil lewat tendangan keras kaki kiri Dino Umasangadji dari luar kotak penalti yang gagal dihalau kiper Fatce Bersatu.
Gol penyama kedudukan tersebut disambut riuh oleh para suporter, yang sempat memanas dan menimbulkan gesekan kecil. Beruntung, aparat Polres Kepulauan Sula sigap mengamankan situasi dan pertandingan berlanjut dengan kondusif.
Skor imbang 1-1 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan 2×5 menit. Namun, tak ada gol tambahan tercipta, hingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.
Di babak tos-tosan, tiga algojo Nuisuya FC — Sabil Bayau, Fadel Buamona, dan Alfian Gay — sukses menjalankan tugasnya. Sementara satu penendang Fatce Bersatu, Haidir Pora, gagal mengeksekusi penalti. Nuisuya FC pun keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 3-2 dan berhak melaju ke final.
Mantan pemain legendaris Nuisuya FC, Elven Fatgehipon, yang turut hadir di stadion, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan tim.
“Sebagai generasi Nuisuya FC dari Desa Waibau, saya bangga dengan pencapaian ini. Semoga menjadi motivasi bagi generasi penerus,” ujarnya haru.
Sementara itu, Manajer Nuisuya FC, Asrul Buamona, meminta timnya tetap menjaga konsistensi dan fokus.
“Pertandingan ini seperti final sesungguhnya. Terima kasih kepada seluruh pemain dan suporter. Insya Allah Nuisuya FC akan menutup turnamen ini sebagai juara pertama,” tegasnya.








