MARASAI.iD – Motto “Kerja Cerdas, Kerja Keras, Kerja Ikhlas” bukan sekadar slogan bagi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula, Maluku Utara.
Lebih dari itu, motto tersebut menjadi landasan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan bermanfaat bagi peradaban.
Ketua STAI Babussalam Sula, Sahrul Takim, mengungkapkan pentingnya peran alumni dalam membawa dampak positif bagi masyarakat.
Hal ini ia sampaikan dalam wawancara bersama media saat mempersiapkan Yudisium Sarjana Angkatan ke-XI Tahun 2024-2025 yang berlangsung di Aula STAI Babussalam Sula, Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, pada Senin (13/1/2025).
“Setiap alumni yang kami didik di sini memiliki potensi untuk menjadi agen perubahan. Satu orang yang kami ajarkan mampu menyebarkan ilmu kepada seribu lainnya,” ujar Sahrul.
Ia menambahkan bahwa STAI Babussalam Sula telah melahirkan lebih dari 1.000 alumni, yang kontribusinya diharapkan dapat dirasakan di seluruh Kepulauan Sula. “Kami percaya, dari karya sederhana ini, berjuta kepala di Sula dapat terbantu,” tambahnya.
Sebagai informasi, Yudisium Sarjana kali ini diikuti oleh 88 mahasiswa dari Jurusan Syariah dan Tarbiah. Acara tersebut juga dihadiri oleh Koordinator Perguruan Tinggi Kopertais Wilayah 8, yang meliputi wilayah Makassar, Sulawesi, dan Papua, sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian STAI Babussalam Sula.
Melalui pendidikan yang berkualitas dan berbasis nilai-nilai keislaman, STAI Babussalam Sula terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.






