MARASAI.id – Tim Pengendali Infasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku Utara, telah melaksanakan Capacity Building di Kota Bandung dan Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah yang meraih TPID Award, yang berlangsung sejak tanggal 5 sampai 9 Desember 2023.
Dua daerah itu sebagai Penerima TPID Award untuk TPID Provinsi Terbaik se Jawa Bali, dan TPID Award untuk TPID Kabupaten Kota Terbaik se Jawa Bali.
“Kegiatan Capacity Building dirangkaikan dengan Studi Banding disejumlah wilayah, Pertama, melihat proses pertanian terpadu ke Ponpes Al Ittifaq Ciwedey Kabupaten Bandung. Kedia di Pasar Rakyat Cimahi. Ketiga, Urban Farming RT 18 Kelurahan Antapani Kidul Kota Bandung, keempat. Pertanian Terpadu dan UMKM Kabupaten Garut, dan kelima di Lembang,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Maluku Utara, Sri Haryanti Hatary.
Dalam Sambutan dan arahan mewakili Gubernur Maluku Utara selaku Ketua TPID Provinsi Maluku Utara, Sri Hatary, mengatakan sangat berterima kasih kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara dan jajarannya yang telah memfasilitasi kegiatan Capacity Building TPID Provinsi Malut ke Jawa Barat.
“Capacity Building dan Studi Banding ini dirasa sangat bermanfaat bagi anggota TPID se Maluku Utara, dan Para Pelaku UMKM serta Pimpinan Ponpes Ibdurrahman yang menjadi Pilot Project Pertanian Terpadu Binaan Bank Indonesia,” ungkapnya.
Dia berharap, semoga dengan kegiatan ini dapat menambah semangat dan kekompakan TPID menghadapi risiko tekanan inflasi, setidaknya sampai Ramadhan dan Hari Raya idul fitri nanti 2024 nanti.
“Oleh karena itu diharap agar sekembali dari CB dan SB ini seluruh anggota TPID, Petani dan UMKM dapat menerapkan di daerah kabupaten kota masing-masing,” harapnya.
Kegiatan ini di fasilitasi oleh Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Setian, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Permadi, TPID Prov, Kab, Kota se Maluku Utara, TPID Kabupaten Tasikmalaya, TPIP dari Kemenko Perekonomian RI.






