MARASAI.iD – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) melalui Dinas Pendidikan sukses menyelenggarakan Pelatihan Guru Muatan Lokal dan Penyusunan Kompetensi Dasar/Capaian Pembelajaran Muatan Lokal untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Kegiatan ini juga diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang mendapat apresiasi dari Dr. Masayu Gay, M.Pd., salah satu Tim Pusat Studi Penelitian, Pengembangan, dan Kebijakan Pendidikan (P2KP).
“Sebagai tim penyusun, kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemda, khususnya Dinas Pendidikan Kepulauan Sula, yang telah berkolaborasi dalam merumuskan dan merancang modul ajar Muatan Lokal Bahasa Sula,” ujar Dr. Masayu.
Akademisi dari ISDIK Kie Raha Maluku Utara asal Kepulauan Sula itu optimis bahwa hasil dari pelatihan ini akan memberikan dampak positif. Ia menargetkan kurikulum Muatan Lokal dapat diterapkan di kelas pada tahun 2025.
Dr. Masayu juga menyampaikan harapannya agar guru-guru yang terlibat dapat memahami dan mengimplementasikan capaian serta tujuan pembelajaran dengan baik di kelas.
“Saya sangat mengapresiasi antusiasme guru-guru yang semangat mengikuti kegiatan selama dua hari ini. Harapannya, mereka mampu menyusun capaian dan tujuan pembelajaran yang efektif untuk diterapkan di kelas,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya lokal melalui pendidikan dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan kurikulum daerah di Kepulauan Sula.






