SOFIFI,- Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara membuat Gerakan Pangan Murah (GPM), pada perayaan Hari Ulang Tahun ke- 78 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Kantor Dinas Pangan Malut, Kamis (17/8/2023).
“Tiap dinas membuat beragam kegiatan untuk memeriahkan HUT RI, seperti kegiatan olahraga dan lainnya, maka kami di Dinas Pangan membuat kegiatan pangan murah, sehingga masyarakat juga bisa menikmati,” kata Kepala Dinas Pangan Malut, Dheni Tjan.
Munurutnya, sejumlah komoditi seperti Beras, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih yang dijual dengan harga jauh lebih murah dari hara dipasar.
“GPM ini kita kerja sama dengan pihak Blog dan Bank Indonesia, untuk hari ini namanya GPM Merdeka, nanti masih ada 10 kali lagi GPM yang akan kita lakukan di setiap kabupaten kota hingga pada Desember mendatang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Muhammad Isra menyebutkan kegiatan ini selain dalam rangka HUT RI juga karena bentuk stabilisasi harga, dimana ada banyak harga di pasar yang juga cukup tinggi.
“Tim kami juga ada turun untuk pantau jika ada harga barang yang tinggi maka akan kita turun lakukan operasi pangan murah,” jelasnya.
Diketahui, kondisi pangan di pasar seluruh Maluku Utara seperti beras premium tertinggi harga di Kabupaten Halmahera Timur, sementara terendah 14.900 di kota Tidore Kepulauan beras medium yang dijual harganya 16 ribu di Halteng tertinggi dan terendah 13.900 di Tidore.
Sementara bawang merah tertinggi Rp 60 ribu di Haltim dan trendah Rp 45 ribu di Kota Ternate. Bawang putih tertinggi di Haltteng, Tikep, dan Halsel Rp 60 ribu, terenda Rp 45 ribu di Jailolo.
Minyak goreng tertinggi Rp 27 ribu di Morotai, paling rendah Rp 18 ribu di Tidore
Gula Tertinggi 17 ribu, di Halut, terendah Rp 15 ribu di Ternate dan Morotai.






