MARASAI.iD — Pemuda Desa Bobaneigo dan Bobaneigo Madihutu, bekerja sama dengan Komunitas Mansia Pande (KMP) Desa Bobaneigo, sukses menggelar Pentas Seni dan Budaya pada Sabtu malam (16/11/2024) di halaman MIN 1 Halmahera Barat.
Kegiatan ini diadakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dan dirangkaikan dengan momentum Hari Pahlawan, sebagai wujud penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan.
Meski digelar dengan segala kesederhanaan, acara yang penuh semangat ini dibuka secara resmi oleh tokoh agama setempat, H. Jusuf Jalal.
Dalam sambutannya, H. Jusuf menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dianggap mampu merefleksikan semangat juang para pahlawan, khususnya dari Maluku Utara.
“Kegiatan seperti ini sangat positif, karena mampu menggambarkan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam catatan sejarah Indonesia. Saya berharap generasi muda dapat lebih menghargai jasa pahlawan dan memahami makna setiap butir Sumpah Pemuda untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar H. Jusuf.
Pentas Seni dan Budaya ini melibatkan siswa-siswi dari empat sekolah di sekitar Desa Bobaneigo, yaitu SMA Negeri 5 Halmahera Barat, MAS Ibnu Khaldun Bobaneigo, MIN 1 Halmahera Barat, dan SD Negeri 52 Halmahera Barat.
Kehadiran peserta spesial dari SMA Siti Aisyah Bukulasa Sofifi, Siti Nadira Zulkarnain, yang merupakan pemenang Lomba Baca Puisi Festival Doe-Doe 2024 dan peraih Juara 3 Lomba Baca Puisi tingkat SMA se-Maluku Utara, menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton.
Mengusung tema “Pemuda Bangkit, Tumbuh, dan Maju Menuju Perubahan Negeri”, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, patriotisme, serta cinta terhadap seni dan budaya dalam diri generasi muda.
Ketua panitia, Sukri Sarafudin, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pemuda Desa Bobaneigo dan Bobaneigo Madihutu yang telah bersatu padu menyukseskan acara ini. Sukri juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung agenda kepemudaan yang akan datang.
“Saya berterima kasih kepada seluruh rekan-rekan pemuda yang telah bekerja keras dan kepada masyarakat dua desa atas dukungannya. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” tutup Sukri.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat solidaritas dan semangat kebangsaan di kalangan pemuda Desa Bobaneigo dan sekitarnya.






