Pemprov Malut Perkuat Infrastruktur Logistik Pangan untuk Atasi Kendala Distribusi

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Kadis Pangan, Fahmi Alhabsyi.

Plh Kadis Pangan, Fahmi Alhabsyi.

MARASAI.id – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) secara resmi membuka Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Penyediaan Infrastruktur Logistik Pangan di Aula Penginapan Yusmar, Sofifi, Rabu (23/10/2024).

Acara ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan efisiensi distribusi pangan di wilayah Malut, yang dikenal dengan tantangan geografis serta wilayah kepulauan yang terpencil.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi pemerintah daerah dan pusat, serta stakeholder penting dalam rantai pasok pangan.

Hairia, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, mewakili Gubernur Maluku Utara untuk membuka acara secara resmi.

Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Utara menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi guna mengatasi tantangan distribusi pangan di wilayah tersebut.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga bagaimana kita mendistribusikannya secara efisien, sehingga seluruh masyarakat Maluku Utara dapat merasakan akses pangan yang merata,” ujar Hairia, membacakan sambutan Gubernur.

Fahmi Alhabsi, Plh Kadis Pangan Maluku Utara, menekankan pentingnya langkah konkret untuk memperkuat infrastruktur logistik pangan di daerah ini.

“Maluku Utara memiliki tantangan geografis yang cukup unik, terutama dalam distribusi pangan ke daerah-daerah terpencil. Penguatan infrastruktur seperti pelabuhan, gudang, dan cold storage menjadi prioritas kami,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peduli Pekerja Disabilitas, Disnakertrans Malut Gelar Sosialisasi ULD

Distribusi pangan yang merata dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di seluruh pelosok Maluku Utara.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi distribusi agar semua wilayah, termasuk yang terpencil, bisa mendapatkan akses pangan dengan harga yang terjangkau,” tambah Fahmi.

Acara ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Mereka membahas penguatan logistik pangan, mulai dari produksi hingga distribusi, serta pentingnya penggunaan data yang akurat dalam mendukung suplai pangan di setiap wilayah.

Peserta kegiatan ini, termasuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Tengah dan Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan dari seluruh kabupaten/kota di Malut, turut berdiskusi mengenai sinkronisasi distribusi pangan di tingkat daerah.

Minimnya infrastruktur dan tantangan geografis di daerah terpencil menjadi sorotan utama yang membutuhkan solusi konkret.

Penguatan infrastruktur logistik pangan menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Pemerintah menyoroti pentingnya pembangunan fasilitas seperti pelabuhan, gudang, dan cold storage guna menjaga kualitas pangan dan kestabilan harga di pasar lokal.

Baca Juga :  87 Sopir Pangkalan di Malut Terlindungi Jaminan Sosial, Disnaker: Bukti Nyata Perlindungan Pekerja Rentan

Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu mempercepat distribusi pangan ke daerah-daerah terpencil yang selama ini mengalami hambatan logistik.

Selain itu, teknologi informasi turut menjadi bagian penting dari strategi penguatan logistik pangan ini. Pemprov Malut merencanakan penggunaan sistem pelacakan pangan berbasis teknologi informasi untuk memantau distribusi pangan secara real-time.

Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi penyaluran bahan pangan, serta menekan potensi kelangkaan pangan di daerah terpencil.

Kegiatan di Sofifi ini menjadi langkah awal untuk menciptakan sistem logistik pangan yang lebih terintegrasi dan efisien di Maluku Utara.

Dengan sinergi antara instansi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, diharapkan Provinsi Maluku Utara dapat memperkuat ketahanan pangan serta menjamin distribusi pangan yang merata.

Langkah ini bukan hanya menjadi solusi jangka pendek bagi kendala distribusi, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan di masa depan.

Dengan perbaikan infrastruktur dan penggunaan teknologi yang tepat, Maluku Utara diharapkan mampu mengatasi tantangan logistik pangan serta memberikan akses pangan yang adil bagi seluruh warganya. (red)

 

 

Berita Terkait

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate
Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua
Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti
Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal
Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi
Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar
Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 10:36 WIB

Lisa Istifadha Ishak Borong Dua Prestasi di Kejurda Pencak Silat, Harumkan Nama Ternate

Sabtu, 5 September 2026 - 13:42 WIB

Solar Power Cold Storage Diharapkan Tingkatkan Nilai Jual Ikan Nelayan Rua

Kamis, 3 September 2026 - 11:44 WIB

Polda Malut Mutasi 502 Personel, Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Selasa, 1 September 2026 - 21:21 WIB

Investasi Malut Tembus Rp40,2 Triliun, Wagub Soroti Kemiskinan dan Nasib Masyarakat Lokal

Selasa, 1 September 2026 - 20:29 WIB

Polda Malut Perkuat Patroli dan Pencegahan Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 19:29 WIB

Peduli Lingkungan, IKA FATEK UNIBRAH Ubah Sampah Plastik Jadi Papan Himbauan di Sofifi

Selasa, 1 September 2026 - 16:07 WIB

Polda Malut Tangkap Tersangka Penipuan Umrah, Kerugian Jamaah Capai Rp2,5 Miliar

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu 2026 Digelar di Ternate, Libatkan Perwakilan 11 Bahasa Daerah

Berita Terbaru