Fokus Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak, DP3A Malut Lakukan Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama dalam kegiatan peningkatan SDM DP3A.

Foto bersama dalam kegiatan peningkatan SDM DP3A.

MARASAI.iD -Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Provinsi Maluku Utara resmi dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Hj. Hairiah, yang mewakili Penjabat Gubernur Maluku Utara.

Acara ini berlangsung pada Selasa siang (13/08/24) di lantai 3 Emerald Hotel, Kelurahan Kalumpang, Ternate.

Dalam sambutan tertulis Penjabat Gubernur yang dibacakan oleh Hj. Hairiah, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas layanan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

“Perlindungan perempuan dan anak adalah salah satu prioritas penting dalam pembangunan, mengingat mereka adalah kelompok rentan yang sering menjadi korban kekerasan dan diskriminasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga dinilai sangat penting dalam konteks manajemen kasus. “Pendekatan manajemen kasus memungkinkan kita untuk mengidentifikasi, mengelola, dan menyelesaikan kasus-kasus yang melibatkan kekerasan atau pelanggaran hak-hak perempuan dan anak dengan cara yang lebih komprehensif,” jelasnya.

Seiring dengan semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi oleh perempuan dan anak, diperlukan penanganan yang lebih terkoordinasi, terstruktur, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Kepulauan Sula Serahkan Hadiah Lomba Kebersihan Antar Desa

Pemerintah, lanjut Hj. Hairiah, sangat mengapresiasi kegiatan ini dan melalui berbagai kebijakan serta program yang terus dikembangkan, berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perempuan dan anak.

“Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan aparatur yang memiliki kapasitas dan kompetensi memadai dalam memberikan layanan yang profesional, responsif, dan berkeadilan,” jelasnya.

Selain itu, diharapkan para peserta kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menangani isu-isu terkait perlindungan perempuan dan anak. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat akan menjadi lebih baik.

Hj. Hairiah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta dalam upaya perlindungan perempuan dan anak.

“Dengan kerjasama yang kuat, kita dapat mewujudkan lingkungan yang aman dan adil bagi semua,” katanya.

Ia juga menyoroti pendekatan yang berpusat pada korban dalam manajemen kasus, menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil harus didasarkan pada kepentingan terbaik korban, menghormati hak-hak mereka, dan memastikan layanan yang manusiawi dan berkeadilan.

Mengakhiri sambutannya, Hj. Hairiah mengucapkan selamat kepada seluruh peserta dan berpesan agar memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berdiskusi, dan bertukar pengalaman guna meningkatkan kualitas layanan perlindungan perempuan dan anak di Provinsi Maluku Utara.

Baca Juga :  Siswa SD Asal Sula Wakili Maluku Utara di Final OSN 2025

Sementara itu, Asisten Deputi Layanan Kementerian PPPA,  Elsa Restriana, menyebutkan kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan SDM petugas penanganan masalah perempuan dan anak, hanya saja sering kali sebagai abdi negara selalu diperhadapkan dengan kondisi pindah tugas.

“Masalahnya sama di hampir semua daerah kita masih kekurangan SDM sehingga kegiatan seperti ini sangat bagus,” jelas Elsa.

Dia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam tugas sehari hari.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Malut, Hj. Musrifah Alhadar,  para narasumber, Ketua Dewan Pembina Tim Penggerak PKK, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara, peserta dari instansi terkait se-Kabupaten/Kota di Maluku Utara, serta Ketua Forum Anak Provinsi Malut 2023-2024 dan undangan lainnya.

Berita Terkait

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa
Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate
Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten
Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan
Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028
Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla
Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole
Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WIB

BI Mengajar di Unibrah, Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Wawasan Ekonomi Mahasiswa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Balai Bahasa Malut Olah Data Bahasa Daerah, Libatkan 40 Mahasiswa Unkhair Ternate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Wagub Malut Soroti Kinerja Penurunan Stunting, Baru 2 Desa Berkategori Baik di Dua Kabupaten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Susun RAD SDGs 2026–2030, Pemprov Malut Tekankan Pemerataan Pembangunan Wilayah Kepulauan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Pembinaan Atlet Muda Malut Menuju PON 2028

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Damkar Malut Bagikan 600 Masker di Sofifi, Lindungi Warga dari Kabut Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Gubernur Malut Serahkan Bantuan RTLH kepada Warga Kelurahan Tongole

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Wagub Sarbin Sehe Dorong Ekosistem Halal, UMKM Malut Disiapkan Tembus Pasar Nasional

Berita Terbaru