MARASAI. id – Persoalan sengketa hubungan kerja dan pengawasan ketenagakerjaan, merupakan dua hal yang menjadi fokus perhatian Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku utara.
Untuk itu, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di dua bidang itu perlu dilakukan agar dapat bekerja dengan maksimal.
“Hari ini kami menghadiri dua kegiatan Besar Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia tertanggal 25-26 September 2013, di jakarta, yang berkaitan dengan pengawas ketenagakerjaan dan mediator hubungan industrial,” kata Kepala Disnakertrans Malut, Marwan Polisiri.
Menurutnya, dua kegiatan ini yakni Rakornas Pengawas Ketenagakerjaan dengan tema ‘Pengawasan Ketenagakerjaan Profesional dan Bermartabat Untuk Indonesia Maju’ dan kegiatan Rembuk Nasional Mediator Hububgan Industrial, dengan teman ‘Sinergitas Pengembangan Karier Mediator Hubungan Industrial’.
“Sesuai Tema, kita harapkan teman Pengawas akan lebih profesional dalam penanganan Kasus K3 dan Teman-teman Mediator lebih bermartabat dalam melakukan mediasi antara pekerja dan perusahaan,” harapnya.
Diketahui, dalam kegiatan ini Kadis Nakertrans membawa dua orang 2 pengawas dan 2 orang Mediator.






