Kolabirasi Disnakertrans Malut dan Kampoeng Melanesia Kembangkan Tenaga Kerja Kreatif Mandiri

- Jurnalis

Kamis, 13 Juli 2023 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi Kepala Disnakertrans Malut, DR Marwan Polisiri dan Om Pala Kampoeng Melanesia, DR Mukhtar Adam.

Kolaborasi Kepala Disnakertrans Malut, DR Marwan Polisiri dan Om Pala Kampoeng Melanesia, DR Mukhtar Adam.

TERNATE,- Tenaga kerja di bidang ekonomi kreatif menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara, berkolaborasi dengan Kampoeng Melanesia, melalui kerjasama pengembangan kreativitas tenaga kerja mandiri, dan bakal calon tenaga kerja mandiri dari unsur mahasiswa, dalam pengembangan produk kreatif, melalui program kerjasama dan pendampingan yang berkelanjutan.

“Program ini dimaksudkan untuk proses pengembangan angkatan kerja produktif, dengan memanfaatkan dosen pendamping dari Universitas Khairun yang tergabung di Kampoeng Melanesia, dan mahasiswa berbagai daerah di Nusantara dalam mengembangkan kreativitas, karena itu dinas tenaga kerja dan transmigrasi Provinsi Maluku Utara, menginisiasi kerjasama ini agar proses pengembangan kompetensi tenaga kerja kedepan,” kata Kepala Disnakertrans Malut, Marwan Polisiri, Kamis (13/7/2023).

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Digelar di Tidore, Diserbu Warga

Kegiatan ini juga dilakukan penandatangan kerjasama dalam rangkai pelatihan Tuala lipa dan satu set peralatan pertukangan yang disaksikan oleh Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja RI Caswiyono Rusydie Cakrawangsa.

Baca Juga :  Burnawan Resmi Dilantik Pj Gubernur Malut Sebagai Pj Bupati Morotai

Sementara itu, Ulif Assagaf sebagai Kapita Ekonomi Kreatif menjelaskan model kerjasama kolaborasi, yang menghubungkan tenaga kerja, dunia usaha dan pemerintah menjadi penting.

“Karena itu kami mengundang juga pihak hotel, baik Hotel Muara maupun Hotel Sahid agar bisa menampung hasil produksi dari pelatihan, dan program ini didesain untuk pendampingan kepada para angkatan kerja dan calon angkatan kerja dari produksi sampai dengan pemasaran produk,” jelasnya.

Berita Terkait

Sekprov Malut Lantik Pejabat Baru, Gubernur Minta Birokrasi Hadirkan Solusi dan Percepat Inovasi
Balai Bahasa Maluku Utara Internalisasikan Budaya Kerja Berbasis Kinerja melalui Inovasi SIDAK
Pemprov Malut Siapkan Kontrak Payung Event Daerah, Sekda Targetkan Standarisasi Anggaran Lebih Efisien
Pemprov Malut Percepat Program Listrik Desa, Sekprov Koordinasikan Penyelesaian Kendala di 43 Titik
Dua Putra-Putri Terbaik Maluku Utara Wakili Daerah di Paskibraka Nasional 2026
Pemprov Malut Serahkan Ambulans untuk RSI PKU Muhammadiyah, Wagub Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
Maluku Utara Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2029, Gubernur Tekankan Data Akurat dan Kesiapsiagaan
Ekonomi Malut Tumbuh Pesat, Sekprov Ingatkan Tantangan Terbesar Masih pada IPM
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:20 WIB

Sekprov Malut Lantik Pejabat Baru, Gubernur Minta Birokrasi Hadirkan Solusi dan Percepat Inovasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:07 WIB

Balai Bahasa Maluku Utara Internalisasikan Budaya Kerja Berbasis Kinerja melalui Inovasi SIDAK

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:56 WIB

Pemprov Malut Siapkan Kontrak Payung Event Daerah, Sekda Targetkan Standarisasi Anggaran Lebih Efisien

Senin, 13 Juli 2026 - 23:38 WIB

Pemprov Malut Percepat Program Listrik Desa, Sekprov Koordinasikan Penyelesaian Kendala di 43 Titik

Senin, 13 Juli 2026 - 19:27 WIB

Dua Putra-Putri Terbaik Maluku Utara Wakili Daerah di Paskibraka Nasional 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:05 WIB

Pemprov Malut Serahkan Ambulans untuk RSI PKU Muhammadiyah, Wagub Dorong Penguatan Layanan Kesehatan

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:54 WIB

Maluku Utara Susun Kajian Risiko Bencana 2026–2029, Gubernur Tekankan Data Akurat dan Kesiapsiagaan

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Ekonomi Malut Tumbuh Pesat, Sekprov Ingatkan Tantangan Terbesar Masih pada IPM

Berita Terbaru