Sekprov Malut Buka Rakornis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa: Dorong Percepatan Desa Mandiri

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekprov Samsuddin A Kadir membuka kegiatan Rakornis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Sekprov Samsuddin A Kadir membuka kegiatan Rakornis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

TERNATE — Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. H. Samsuddin A. Kadir, M.Si, menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang digelar di Muara Hotel, Selasa (9/9/2025).

Dalam arahannya, Sekprov menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat desa memiliki sasaran strategis untuk mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera. Hal ini dapat dicapai melalui peningkatan kualitas hidup, penguatan ekonomi, serta partisipasi sosial masyarakat, yang ditunjang pembangunan infrastruktur, akses informasi dan teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di desa.

Baca Juga :  Fraksi DPRD Tidore Berbeda Sikap Soal Rencana Revisi Tunjangan

“Pembangunan desa dalam kerangka Indonesia Emas 2045 dititikberatkan pada pengarusutamaan lintas sektor dan lintas aktor menuju kemandirian desa. Untuk itu, mulai tahun 2025 pemerintah menggunakan Indeks Desa sebagai instrumen tunggal dalam mengukur kinerja pembangunan desa,” jelasnya.

Berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2024, jumlah desa mandiri di Maluku Utara baru mencapai 17 desa dari total 1.067 desa. Samsuddin berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja sama secara sinergis guna meningkatkan jumlah desa mandiri secara signifikan, sesuai arah kebijakan nasional dalam RPJPN 2025–2045.

Baca Juga :  Kepala Bappeda Malut Paparkan Ranperda RPJPD Malut 2025-2045 di Kemendagri

“Persentase desa mandiri adalah indikator kinerja utama yang diamanatkan dalam RPJPN 2025–2045, RPJPD 2025–2045, maupun RPJMD 2025–2029. Oleh karena itu menjadi tanggung jawab kita bersama untuk berkolaborasi semaksimal mungkin,” tegas Samsuddin.

Sekprov juga memberikan apresiasi kepada Kabupaten Pulau Taliabu dan Pulau Morotai yang telah menuntaskan penetapan serta penegasan batas desa. Ia mendorong kabupaten lain yang masih berproses agar segera menyelesaikan hal tersebut. (*)

Berita Terkait

28 Pendaftar, 17 Lolos Administrasi: Seleksi KIP Malut Masuk Tahap Penilaian Potensi
Sempat Ditunda karena Pergantian Timsel, Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Malut 2025–2029 Kini Dibuka Kembali
Kabid Bina Marga PUPR Malut: Infrastruktur Jalan Penopang Daya Saing Daerah
Pemprov Segera Buka Seleksi KIP Malut, Berikut Jadwal dan Tahapannya
Wali Kota Muhammad Sinen Tegaskan Disiplin Harga Mati bagi ASN dan PPPK Tidore
PUPR Malut Tindak Lanjuti Pertemuan Gubernur dengan Kepala LKPP, Bahas Kontrak Payung dan Katalog Versi 6
Wawali Tidore Apresiasi Pelatihan Integritas dan Antikorupsi Dasar
Pemkot Tidore Apresiasi Desa Tadipi jadi Kampung Pramuka
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 07:50 WIB

28 Pendaftar, 17 Lolos Administrasi: Seleksi KIP Malut Masuk Tahap Penilaian Potensi

Senin, 3 November 2025 - 07:09 WIB

Sempat Ditunda karena Pergantian Timsel, Rekrutmen Calon Anggota Komisi Informasi Malut 2025–2029 Kini Dibuka Kembali

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:12 WIB

Kabid Bina Marga PUPR Malut: Infrastruktur Jalan Penopang Daya Saing Daerah

Jumat, 10 Oktober 2025 - 03:41 WIB

Pemprov Segera Buka Seleksi KIP Malut, Berikut Jadwal dan Tahapannya

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:27 WIB

Wali Kota Muhammad Sinen Tegaskan Disiplin Harga Mati bagi ASN dan PPPK Tidore

Rabu, 1 Oktober 2025 - 07:21 WIB

PUPR Malut Tindak Lanjuti Pertemuan Gubernur dengan Kepala LKPP, Bahas Kontrak Payung dan Katalog Versi 6

Senin, 29 September 2025 - 18:09 WIB

Wawali Tidore Apresiasi Pelatihan Integritas dan Antikorupsi Dasar

Minggu, 21 September 2025 - 09:02 WIB

Pemkot Tidore Apresiasi Desa Tadipi jadi Kampung Pramuka

Berita Terbaru