SANANA – Ketua Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Sula, Hj. Hayati Marasabessy, resmi mengukuhkan pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD, Bunda PAUD Kecamatan, serta Bunda PAUD Desa se-Kepulauan Sula masa bakti 2025–2030.
Pengukuhan berlangsung di Istana Daerah Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Rabu (17/9/2025). Ketua Panitia Pelaksana, Arizal Buamona, menyebutkan jumlah yang dikukuhkan terdiri atas 29 orang pengurus Pokja Bunda PAUD, 12 Bunda PAUD Kecamatan, serta 80 Bunda PAUD Desa.
Arizal menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat peran Bunda PAUD dalam mendukung program PAUD Holistik Integratif, sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, serta seluruh mitra kerja yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Hj. Hayati Marasabessy mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang tumbuh yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi anak-anak. Ia menekankan bahwa anak usia dini tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga kasih sayang, stimulasi, serta lingkungan yang membentuk karakter dan akhlak.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para guru PAUD yang dengan tulus berjuang di tengah keterbatasan. Kalian adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi generasi masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Sula, M. Saleh Marasabessy, berharap para Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan desa segera menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya koordinasi, inovasi, serta pendekatan humanis dengan melibatkan PKK, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat.
“Jadikan gerakan PAUD ini sebagai bagian dari gerakan membangun manusia Sula yang berkarakter, sehat, cerdas, dan bahagia. Mari kita mulai dengan memperhatikan tumbuh kembang anak sejak usia dini,” pesannya.








