TERNATE – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Khairun (Unkhair) dalam memperkuat pendidikan vokasi, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan konsentrasi Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Komitmen itu disampaikan Kepala Dikbud Malut, Abubakar Abdullah, saat menjadi pembicara dalam Kuliah Tamu Prodi Informatika di Auditorium Babullah, Kampus Unkhair Gambesi, Senin (9/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan kebijakan pembelajaran berbasis koding dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Abubakar mengungkapkan, dari 151 SMK di Maluku Utara, terdapat 59 sekolah yang fokus pada bidang TKJ, 6 sekolah pada Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan 12 sekolah pada bidang Multimedia. Namun, masih banyak sekolah menghadapi keterbatasan guru produktif, terutama di bidang TKJ.
“Masih terdapat kekurangan guru produktif pada sejumlah SMK dengan konsentrasi TKJ,” ujarnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, Abubakar mendorong mahasiswa Informatika Unkhair agar ikut terlibat dalam program magang mengajar di SMK melalui implementasi program Kampus Berdampak.
Langkah ini, kata dia, sejalan dengan arahan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe mengenai percepatan transformasi digital serta penguatan pendidikan vokasi.
Ia juga menyoroti hasil kunjungan Gubernur ke sejumlah SMK yang menunjukkan masih banyak sekolah belum bertransformasi sesuai tuntutan dunia usaha dan dunia industri.
“Kami diminta untuk segera mendorong SMK agar lebih terhubung dengan dunia usaha dan dunia industri,” tegasnya.
Selain melibatkan mahasiswa, Dikbud Malut juga meminta dukungan Prodi Informatika Unkhair dalam peningkatan kompetensi guru, terutama terkait koding dan AI.
“Tahun 2025–2026 Dikbud Malut akan fokus pada peningkatan kapasitas guru. Saat ini, bagi sekolah penerima BOSP Kinerja sudah dimulai pelatihan koding dan AI, sedangkan sisanya akan diintervensi langsung oleh dinas,” jelasnya.
Kuliah tamu ini mendapat respons positif dari mahasiswa dan dosen Unkhair. Mereka menilai kerja sama antara perguruan tinggi dan Dikbud Malut merupakan langkah strategis dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Maluku Utara








