Kinerja Kabag Kesra Sula Disorot, MUI Minta Evaluasi Serius

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MUI Kepulauan Sula, Hi. Abd Rahman Kharie. (Dokumentasi: Am/marasai.id)

Ketua MUI Kepulauan Sula, Hi. Abd Rahman Kharie. (Dokumentasi: Am/marasai.id)

SANANA – Kinerja Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Kepulauan Sula, Idham Umamit, tengah menjadi sorotan publik. Sejumlah persoalan mencuat, mulai dari pemberhentian Imam dan pengurus Masjid Al-Istiqomah Sanana, pembangunan masjid yang mangkrak, hingga kegagalan peserta Seleksi Tilawatil Quran (STQ) pada tingkat Provinsi.

Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menilai, Kabag Kesra gagal menerjemahkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati, Hj. Fifian Adeningsi Mus dan Hi. M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH), terutama dalam misi “bahagia di bidang agama”.

“Event STQ tingkat kabupaten saja seperti kegiatan tingkat RT. Peserta yang dikirim ke tingkat provinsi tidak satupun yang meraih juara. Ini bukti bahwa pembinaan tidak jalan dan Kesra jalan di tempat,” katanya, Senin (30/6/2025).

Ia juga menyayangkan lemahnya desain dan pelaksanaan STQ tingkat kabupaten yang dinilainya kurang mampu menggugah partisipasi masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan yang tampak sekadar rutinitas serapan anggaran tanpa pembinaan sejak dini justru membuat capaian kian menurun.

Baca Juga :  Mahasiswa GERAM Morotai Desak Pj Bupati Copot Kadis Pendidikan dan Audit Proyek Mangkrak

“Seharusnya pembinaan dimulai dari sekolah-sekolah, dari tingkat kecamatan, lalu disaring ke kabupaten. Tapi selama ini terkesan menunggu surat masuk baru tergopoh-gopoh bikin kegiatan. Padahal Bupati dan Wakil Bupati punya komitmen kuat di bidang keagamaan,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Sula, Hi. Abd Rahman Kharie, turut menyoroti kinerja Kabag Kesra yang dinilainya belakangan berjalan tanpa koordinasi yang baik.

“Awalnya saya nilai bagus, tapi makin ke sini, banyak keputusan yang diambil sepihak, seperti pemberhentian Imam dan pengurus masjid tanpa musyawarah. Ini tidak sehat dalam pengelolaan urusan umat,” ujar Kharie di kediamannya, Desa Waihama.

Baca Juga :  Pegawai BPKAD Malut Diduga jadi Korban Pungli untuk Biayai DWP

Ia juga mengungkap bahwa MUI dan Kementerian Agama tidak pernah dilibatkan dalam penyelenggaraan STQ maupun MTQ. Bahkan dirinya tidak mengetahui jumlah peserta STQ yang dikirim ke Provinsi.

“Koordinasi Kabag Kesra dengan Kemenag juga bermasalah. MUI seharusnya dilibatkan sebagai mitra strategis di kegiatan keagamaan, tapi kenyataannya selama ini kami hanya jadi penonton,” jelasnya.

Kharie berharap, pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh agar arah kebijakan di bidang keagamaan kembali selaras dengan visi-misi kepemimpinan FAM-SAH.

“Kalau visi-misi bidang agama bisa direalisasikan dengan baik, dampaknya luar biasa bagi masyarakat. Tapi kalau pelaksananya tidak paham arah kebijakan, maka niat baik pimpinan pun sulit terwujud,” pungkasnya.

Berita Terkait

Beasiswa Maluku Utara Bangkit 2026: Sekda Percepat Penyaluran, Kampus Soroti Mekanisme Pencairan
HUT ke-27 Sofifi: Hiburan, Komunikasi Publik, dan Makna Perayaan bagi Masyarakat
FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah
Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak
Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia
GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Berita ini 390 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Beasiswa Maluku Utara Bangkit 2026: Sekda Percepat Penyaluran, Kampus Soroti Mekanisme Pencairan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:29 WIB

HUT ke-27 Sofifi: Hiburan, Komunikasi Publik, dan Makna Perayaan bagi Masyarakat

Senin, 21 September 2026 - 11:11 WIB

FSPIM KPBI Gelar Aksi di PT IWIP, Soroti Dugaan Union Busting dan Perselisihan Upah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Dampak Kemarau, Pemda Halbar Salurkan Air Bersih ke 14 Desa Terdampak

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:53 WIB

Sherly Tjoanda: 360 Ribu Pekerja Maluku Utara Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:51 WIB

FTJ Dodinga dan Wallace: Sejarah Halmahera yang Mengubah Peta Ilmu Pengetahuan Dunia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Berita Terbaru