SANANA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus menunjukkan hasil. Salah satu buktinya adalah pelaksanaan visitasi dan verifikasi kenaikan kelas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana dari tipe D menjadi tipe C oleh Tim Visitasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Senin (22/6/2026).
Mewakili Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, Abdi Umagapi, menyampaikan bahwa sektor kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjadi prioritas pembangunan daerah.
Menurutnya, peningkatan status RSUD Sanana bukan hanya sebatas perubahan klasifikasi rumah sakit, tetapi merupakan langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik dan lebih lengkap bagi masyarakat.
“Kenaikan kelas RSUD Sanana bukan sekadar perubahan status, tetapi bentuk komitmen agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih lengkap di daerah sendiri tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujar Abdi.
Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran RSUD Sanana yang telah bekerja keras mempersiapkan proses visitasi. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, lanjutnya, akan terus mendukung pengembangan rumah sakit melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr. Julys Giscard Kroons, melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Agusriani, yang juga bertindak sebagai tim visitasi, memberikan apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula dan manajemen RSUD Sanana dalam memenuhi persyaratan kenaikan kelas.
Agusriani menjelaskan bahwa RSUD Sanana memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Kepulauan Sula. Peningkatan status rumah sakit tersebut sejalan dengan penetapan RSUD Sanana sebagai lokus Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yang menjadi bagian dari transformasi layanan rujukan serta program prioritas Presiden Republik Indonesia.
Ia berharap RSUD Sanana dapat terus berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang andal, berkualitas, dan memiliki daya saing dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat agar proses perubahan kelas dari tipe D ke tipe C ini berjalan dengan baik, guna mendukung pencapaian pelayanan tingkat Madya serta memperoleh izin operasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Agusriani.
Sebagai informasi, rangkaian visitasi dilanjutkan dengan pemaparan Direktur RSUD Sanana, Ulia Handayani Ngofangare, terkait kesiapan rumah sakit dalam proses peningkatan kelas. Kegiatan juga diisi dengan paparan mengenai perizinan rumah sakit yang disampaikan oleh Pelaksana Harian Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Sufiani A.K. Kompani.






