DP3A Kepulauan Sula Dampingi Korban Dugaan Persetubuhan Anak di Sulabesi Tengah

- Jurnalis

Senin, 28 April 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala DP3A Kepulauan Sula, Farida Moloko.

Plt. Kepala DP3A Kepulauan Sula, Farida Moloko.

MARASAI.iD – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kepulauan Sula melakukan pendampingan terhadap korban dugaan persetubuhan anak yang diduga dilakukan oleh seorang kepala rumah tangga berinisial HF (40), di Kecamatan Sulabesi Tengah.

Plt. Kepala DP3A Kepulauan Sula, Farida Moloko, mengatakan pendampingan langsung dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari kepolisian.

“Setelah mendapat laporan dari pihak kepolisian, kami langsung mendampingi korban hingga tahap pemeriksaan,” ujar Farida Moloko, Senin (28/4/2025).

Baca Juga :  Wali Kota Tidore Siap Revisi Tunjangan DPRD, Nilainya Capai Rp15,5 Miliar

Ia menambahkan, DP3A juga akan melakukan asesmen dasar untuk mengetahui kondisi psikologis korban yang mengalami gangguan mental akibat kejadian tersebut.

“Namun, untuk pemeriksaan yang lebih rinci tetap harus melibatkan tenaga ahli. Kami masih menunggu koordinasi dari Polres Kepulauan Sula. Jika memang dibutuhkan, DP3A siap mendatangkan tenaga ahli,” jelasnya.

Selain itu, DP3A akan melanjutkan pendampingan dengan memberikan layanan konseling kepada korban setelah proses pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh kepolisian selesai.

Baca Juga :  Seorang Jemaah Haji Asal Pulau Morotai Wafat di Tanah Suci

“Kami juga telah memberikan edukasi kepada keluarga korban agar kondisi di rumah mendukung pemulihan mental korban. Hal-hal yang bisa memunculkan trauma harus diminimalisir atau dihindari. Sebab, saat pemeriksaan kemarin, korban mengaku ketakutan ketika melihat pelaku,” tutup Farida.

 

Berita Terkait

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi
Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN
Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu
Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat
Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:07 WIB

GMNI Malut Minta Kritik atas Pelayanan RSUD Jailolo Disikapi dengan Evaluasi, Bukan Kriminalisasi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:52 WIB

Dana dari Pusat Belum Turun, Pemkot Tidore Kesulitan Bayar Gaji 13 ASN

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:02 WIB

Nelayan Asal Kampung Makian Hilang Saat Memanah Ikan, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Diduga Disuruh Kades, Mobil Dinas Desa Bere-Bere Kecil Dijual ke Besi Tua Seharga Rp500 Ribu

Senin, 19 Januari 2026 - 06:54 WIB

Pangkogabwilhan III Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Halbar, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 04:50 WIB

Wagub Malut Tinjau Lokasi Banjir di Halut, Pastikan Penanganan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:59 WIB

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor di Halbar Diperpanjang, Penanganan Terus Dipercepat

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:04 WIB

Pemprov Malut Intensifkan Penanganan Banjir dan Longsor di Halbar–Halut, Bantuan dan Layanan Kesehatan Terus Disalurkan

Berita Terbaru