Terduga Pelaku Berkilah, tapi Akui Mabuk Saat Penganiayaan Siswi di Bawah Umur

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

MARASAI.iD – HK alias Herman, seorang pemuda dari Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah, akhirnya buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang siswi di bawah umur. Namun, bukannya mengakui perbuatannya, ia justru berkelit dan memberikan alasan yang terkesan mengaburkan fakta.

Dalam keterangannya, Herman membantah telah melakukan pemukulan terhadap korban. Ironisnya, di saat yang sama, ia mengakui bahwa dirinya dalam keadaan mabuk saat kejadian berlangsung.

“Malam itu, bertepatan dengan acara pesta ronggeng. Saya sendiri tidak tahu kalau saya sedang memukul korban. Kalau pun saya memukul, pasti saya tahu alasannya, apalagi itu anak didikan atlet voli,” ujarnya kepada MARASAI.id, Rabu (29/1/2025).

Baca Juga :  Gubernur Malut Serahkan SK CPNS Formasi 2024, 307 Orang Resmi Jadi Abdi Negara

Pernyataan Herman justru semakin menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, ia mengaku baru mengetahui kejadian tersebut keesokan harinya setelah ayah korban datang menegurnya.

“Saya baru tahu setelah ayah korban bilang kalau saya telah memukul anaknya. Saya kaget, tapi saya benar-benar tidak tahu,” kilahnya.

Lebih lanjut, saat ditanya apakah dirinya juga berusaha mencekik leher seorang saksi, Herman kembali membantah. Namun, ia tak bisa mengelak ketika ditanya soal konsumsi minuman keras.

Baca Juga :  Lomba Kebersihan Sekolah di Kepulauan Sula Sambut Hari Pendidikan Nasional 2025

“Saya memang mengkonsumsi minuman keras, saya tidak menyangkal itu. Saya tidak lari dari kenyataan. Tapi ada yang bilang saya mencekik saksi, sedangkan memukul saja saya tidak tahu, apalagi mencekik leher,” dalihnya.

Meski terus mengelak, Herman mengklaim siap menghadapi proses hukum yang berjalan.

“Saya siap mengikuti proses ini lebih lanjut. Saya tidak lari,” tutupnya.

Berita Terkait

Mutasi Polri, Karo Rena, Dirpolairud dan Kapolres Halbar Polda Malut Berganti
Kabidhumas Polda Malut Hadiri HUT ke-75 Humas Polri, Perkuat Komunikasi Publik di Era Digital
Apresiasi Pengendara Tertib, Polda Malut Bagikan Cokelat dan Brosur Keselamatan
Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polda Malut Periksa Kendaraan Anggota Sendiri
Polda Malut Gandeng 25 Perusahaan, Siapkan Beasiswa 109 Anak Daerah dan 203 Rumah Dinas
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan
Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat
Berita ini 501 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:48 WIB

Mutasi Polri, Karo Rena, Dirpolairud dan Kapolres Halbar Polda Malut Berganti

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Apresiasi Pengendara Tertib, Polda Malut Bagikan Cokelat dan Brosur Keselamatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Operasi Patuh Kie Raha 2026, Polda Malut Periksa Kendaraan Anggota Sendiri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Polda Malut Gandeng 25 Perusahaan, Siapkan Beasiswa 109 Anak Daerah dan 203 Rumah Dinas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Polres Ternate Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Deklarasi Perdamaian Patani Barat, Enam Desa Satukan Komitmen Jaga Persaudaraan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Lima Desa dan Sibenpopo Sepakat Akhiri Perselisihan, Perdamaian Patani Barat Diperkuat

Rabu, 30 September 2026 - 11:59 WIB

Polda Malut Amankan 32 Senpi Ilegal dan 358 Amunisi dari Penyerahan Sukarela Warga

Berita Terbaru