JAKARTA – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadis Nakertrans) Provinsi Maluku Utara, Marwan Polisiri menjadi pembicara pada kegiatan seminar nasional yang diselenggarakan oleh Kantor Penghubung Malut di Jakarta yang berlangsung pada Kamis, (7/9/2023).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kaban Penghubung K.R.N.S Lestari ini mengangkat tema Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif, yang dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Malut, Samsudin A Kadir, perwakilan Kementerian Pariwasata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan perwakilan Bank Indonesia.
Marwan dalam paparannya yang berjudul Kebijakan Perluasan Kesempatan Kerja di Provinsi Maluku Utara menjelaskan, ekonomi kreatif merupakan konsep ekonomi baru yang mampu memperluas kesempatan kerja, karena bersifat memudahkan informasi dan kreatifitas, bertumpu pada ide serta pengetahuan dan bersumber dari SDM, yang mampu menjadi tulang punggung perekonomian nasional dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Peran pemerintah daerah dalam pengembangan ekonomi kreatif masyarakat merupakan visi menuju Maluku Utara sejahtera, dengan misi membangun perekonomian yang inklusif dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkualitas yang transformatif memperluas lapangan kerja,” ungkap Marwan.
Menurutnya, ekonomi kreatif dapat kembangkan pada sektor pariwisata, serta dapat meningkatkan iklim usaha dan daya saing, juga meningkatnya peran industri kecil dan menengah dalam perekonomian daerah.
“Untuk mendukung ini, sejumlah regulasi telah diatur seperti pada UU No.13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan, PP No.33 tahun 2013 tentang perluasan kesempatan kerja, Sera keputusan menteri no.38 tahun 2022, kita dari pemerintah daerah menerjemahkan ini dengan mengeluarkan program kegiatan yang dapat meningkatkan peluang dan potensi dalam ekonomi kreatif guna perluasan kesempatan kerja,” ungkap mantan Kepala Bappeda Kota Tidore Kepulauan ini.
Marwan menyimpulkan, untuk menciptakan wirausaha baru guna peningkatan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) perlu terus dikembangkan dengan melihat potensi sumber daya yang tersedia di daerah.
Karena dengan perluasan kesempatan kerja memberikan dampak pada berkurangnya angka pengangguran karena adanya bantuan peralatan dan mesin yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pekerja menjadi lebih optimal.
“Kita perlu lebih bersinerginya pelaksanaan program pemerintah pusat dan daerah maupun pemerintah provinsi dan kab/kota. Dmna Data Tenaga kerja Mandiri Tahun 2022 yang terlaksana dari program Perluasan Kesempatan Kerja adalah sebanyak 208 kelompok atau 1.040 orang, ini yang kita harapkan dapat dituntaskan,” harapnya.
Diketahui, selain Kadis Nakertrans Malut, turut menjadi narasumber pada seminar ini Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf RI, Dr. Fahmy Akmal, S.STP,.M.Si, dan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara, Jabatan Ekonom Yunior Fungsi Perumusan KEKDA Provinsi, Muhammad Rizki Basri.






