SANANA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula meresmikan gedung baru Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kabau, Kecamatan Sulabesi Barat, Rabu (26/8/2026).
Peresmian gedung tersebut dilakukan oleh Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi dan Keuangan, H. Zaidun.
Dalam sambutannya, Zaidun menegaskan bahwa pembangunan gedung baru Puskesmas tidak boleh hanya dimaknai sebagai penambahan fasilitas kesehatan. Kehadiran gedung baru harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Setelah gedung berdiri dan diresmikan, pekerjaan yang sesungguhnya dimulai. Puskesmas ini harus hidup, harus ada tenaga kesehatan yang melayani dengan sungguh-sungguh, pelayanan yang cepat dan ramah,” tegas Zaidun.
Menurutnya, keberhasilan Puskesmas tidak semata-mata diukur dari megahnya bangunan, tetapi dari kemampuan tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
“Puskesmas Kabau jangan hanya dikenal karena bangunannya, tetapi juga karena kualitas pelayanannya. Kalau masyarakat datang dengan keluhan, mereka pulang membawa solusi. Kalau masyarakat datang dengan kekhawatiran, mereka pulang dengan penjelasan,” ujarnya.
Zaidun juga mengajak masyarakat Kecamatan Sulabesi Barat, khususnya warga Kabau, untuk bersama-sama menjaga fasilitas kesehatan tersebut agar dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Fasilitas ini dibangun untuk masyarakat. Karena itu, mari kita jaga dan rawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ajaknya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Fiyanti Buamona, mengatakan UPT Puskesmas Kabau memiliki posisi strategis karena berada cukup jauh dari jangkauan rumah sakit.
“Yang pasti kita akan rawat inap di sini. Untuk fasilitas juga sudah ada, seperti ruang farmasi, laboratorium, ruang persalinan dan lainnya,” kata Fiyanti.
Ia menjelaskan, lantai pertama gedung baru difungsikan sebagai ruang pelayanan, sementara lantai dua digunakan untuk kebutuhan administrasi. Dari sisi sumber daya manusia, Puskesmas Kabau juga telah didukung tenaga kesehatan, termasuk dokter umum, bidan, dan perawat.
Fiyanti mengatakan, pihaknya secara bertahap akan berupaya memenuhi kebutuhan tenaga dokter di setiap Puskesmas.
“Insya Allah kita akan upayakan satu Puskesmas minimal dua dokter. Tapi untuk saat ini sementara satu Puskesmas satu dokter dulu. Harapannya, bukan bangunan fisik saja yang baru, tetapi pelayanan kesehatannya juga maksimal melayani pasien dan masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya.
Diketahui, Puskesmas Kabau merupakan satu dari empat gedung Puskesmas baru yang dibangun Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula. Setelah Kabau, pemerintah daerah dijadwalkan meresmikan gedung baru Puskesmas Fuata, Puskesmas Wai Ipa, dan Puskesmas Sanana.






