Komisi II DPRD Sula Soroti Kelalaian Kepsek SD Negeri Manaf, Minta Dievaluasi Tegas

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 04:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Sula, Rian Adrianto Ruslan.

Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Sula, Rian Adrianto Ruslan.

SANANA – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula menyoroti kinerja Kepala SD Negeri Manaf, Maryana Selpia, bersama sejumlah guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sorotan tersebut mencuat dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan yang digelar pada Jumat (29/1/2026).

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Marini Nur Ali bersama Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) M. Rizal Kailul telah melakukan evaluasi terhadap Maryana Selpia. Namun, Komisi II DPRD menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian lebih serius.

Baca Juga :  YANASUA Terintegrasi ke JIGN Nasional, Kepulauan Sula Perkuat Tata Kelola Data Geospasial

Ketua Komisi II DPRD Kepulauan Sula, Rian Adrianto Ruslan, mengatakan, selain membahas program kerja Dinas Pendidikan tahun 2026, pihaknya juga menyinggung dugaan kelalaian kepala sekolah dan para guru di SD Negeri Manaf.

Menurutnya, kelalaian dalam pelaksanaan tugas tidak boleh dianggap sepele karena berdampak langsung pada proses belajar-mengajar dan kualitas pendidikan siswa.

Dalam RDP itu, Komisi II secara tegas meminta agar Kepala SD Negeri Manaf dievaluasi menyeluruh, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi pembelajaran bagi kepala sekolah maupun guru lainnya, khususnya yang berstatus PNS dan PPPK.

Baca Juga :  Wabup Kepulauan Sula Tinjau Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Bajo, Percepat Program Prioritas Nasional

“Kepsek ini lalai dalam bertugas. Dan kami tegaskan, kalau ada yang seperti ini, wajib dievaluasi,” ujar Rian saat diwawancarai awak media, Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan, DPRD akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja tenaga pendidik demi memastikan pelayanan pendidikan di Kepulauan Sula berjalan optimal.

Berita Terkait

DP3A Kepulauan Sula Catat 35 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2026
Bupati Fifian Panen LP2B, Tiga Kelompok Tani Terima Bantuan Alsintan dan Saprodi dari Alien Mus
Pemkab Kepulauan Sula dan Kejari Teken MoU, Perkuat Pendampingan Hukum Pemerintahan
Resmikan Tiga Gedung Puskesmas, Pemkab Sula Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
Tunggakan Upah Rp92 Juta Disepakati, Palang Puskesmas Fuata Segera Dibuka
Hasby Yusuf Desak Sula dan Taliabu Segera Miliki Perda Kebencanaan
YANASUA Terintegrasi ke JIGN Nasional, Kepulauan Sula Perkuat Tata Kelola Data Geospasial
Kuasa Hukum Bupati Sula Bantah Dugaan Aliran Dana Rp1,5 Miliar ke Kepentingan Pribadi FAM
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 03:40 WIB

DP3A Kepulauan Sula Catat 35 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2026

Selasa, 3 November 2026 - 20:13 WIB

Bupati Fifian Panen LP2B, Tiga Kelompok Tani Terima Bantuan Alsintan dan Saprodi dari Alien Mus

Senin, 2 November 2026 - 20:20 WIB

Pemkab Kepulauan Sula dan Kejari Teken MoU, Perkuat Pendampingan Hukum Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Resmikan Tiga Gedung Puskesmas, Pemkab Sula Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Tunggakan Upah Rp92 Juta Disepakati, Palang Puskesmas Fuata Segera Dibuka

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Hasby Yusuf Desak Sula dan Taliabu Segera Miliki Perda Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:26 WIB

YANASUA Terintegrasi ke JIGN Nasional, Kepulauan Sula Perkuat Tata Kelola Data Geospasial

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kuasa Hukum Bupati Sula Bantah Dugaan Aliran Dana Rp1,5 Miliar ke Kepentingan Pribadi FAM

Berita Terbaru